digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 HENDRI JERICO SIMANJUNTAK
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 HENDRI JERICO SIMANJUNTAK
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 HENDRI JERICO SIMANJUNTAK
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Hendri Jerico Simanjuntak
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 HENDRI JERICO SIMANJUNTAK
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Hendri Jerico Simanjuntak
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Hendri Jerico Simanjuntak
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Hendri Jerico Simanjuntak
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Hendri Jerico Simanjuntak
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Cekungan Kutai merupakan cekungan yang memiliki cadangan hidrokarbon terbesar kedua di Indonesia. Dimana, penelitian ini difokuskan pada salah satu lokasi di cekungan tersebut yaitu Lapangan Sadewa. Dimana, terdapat reservoir batupasir yang tipis pada perangkap stratigrafi yang sulit diidentifikasi pada umur Miosen Akhir. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fasies lingkungan pengendapan, persebaran secara lateral, dan persebaran economic pay reservoir batupasir pada sekuen DL4A – DL3A di umur Miosen Akhir. Penelitian ini menggunakan data seismik 3D PSTM dan tujuh data sumur. Dimana, penentuan zona target dan batas sekuen dilakukan berdasarkan data log, data seismik, data petrofisika, dan laporan biostratigrafi. Kemudian, dilakukan pemisahan litologi dengan crossplot dari data log. Integrasi metode seperti seismik atribut, seismik inversi, dan seismik stratigrafi dilakukan untuk mengidentifikasi zona target lebih jauh. Perhitungan sederhana dilakukan untuk menentukan ketebalan economic pay dari data log berdasarkan parameter yang ditentukan serta korelasi antar atribut untuk mencari hubungan paling baik terhadap economic pay. Berdasarkan analisis, terdapat empat reservoir batupasir utama yaitu 1010, 1030, dan 1050 dan 1090 U berada pada interval batas sekuen DL4A – DL3A di zona bathyal. Reservoir batupasir 1010 dan 1030 terendapkan pada geometri slope fan dan channel yang berupa endapan turbidite. Lalu, reservoir batupasir 1050 dan 1090 U terendapkan pada geometri channel juga berupa endapan turbidite. Semua reservoir batupasir terendapkan pada saat lowstand (LST) yang ketebalannya dikontrol oleh pengendapan pada basin floor. Persebaran fluida hidrokarbon dan geometri pengendapan dapat diidentifikasi dengan seismik atribut. Hasil seismik inversi dengan teknik model-based dapat menunjukan karakteristik sifat fisik reservoir. Dan, persebaran economic pay yang berhasil diidentifikasi yaitu berupa endapan turbidite yang mengisi geometri channel pada reservoir batupasir 1010, 1030, 1050, dan 1090 U dengan menggunakan atribut RMS amplitude*1/Variance.