Parameter yang mempengaruhi dari kuat geser batuan tanpa material pengisi pada kekar (unfilled joints) adalah sudut gesek puncak dari bidang diskontinuitas yang besarnya ditentukan dari kekasaran, kuat tekan dari dinding kekar dan ditambahkan nilai basic friction angle (?b) dari permukaan kekar yang kering, rata, dan non-dilatant (seperti sawn surfaces) serta nilai kohesi yang dianggap nol (Barton, 1977).
Mengacu pada peneliti terdahulu Barton dan Choubey (1972), Barton (1973), Barton dan Bandis (1983), Alejano dkk (2018) maka Kilikily (2019) dan Harianto (2019) mengembangkan uji geser pada pengujian tilt di laboratorium untuk mengestimasi nilai basic friction angle, sudut tilt dari berbagai nilai Joint Roughness Coefficient dan kekasaran bidang diskontinu dengan pendekatan perhitungan balik dari hasil percobaan tilt. Penelitian ini melanjutkan penelitian terdahulu (Harianto, 2019) untuk melakukan pemodelan numerik terhadap pengujian tilt batuan terkekarkan untuk mempelajari deformasi geser dan karakteristik kekakuan pada bidang diskontinuitas seperti Joint Normal Stiffness (JKN) dan Joint Sheat Stiffness (JKS) pada pengujian tilt di laboratorium dengan variasi nilai JRC = 0 sampai dengan JRC = 20 dengan bantuan perangkat lunak Universal Distinct Element Code (UDEC) versi 4.00.
Nilai JKN dan JKS untuk pendekatan numerik contoh uji mewakili batuan terkekarkan dengan variasi Joint Roughness Coefficient JRC = 0 sampai dengan JRC = 20 masing-masing adalah 2646,1 – 4500 MPa/m dan 26.461 MPa/m – 45.000 MPa/m untuk memenuhi kriteria pemodelan perpindahan sebelum failure sebesar 10% dari panjang contoh uji (?_lab=?_UDEC).
Perpustakaan Digital ITB