BAB 1 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 7 Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Muhammad Wahyudi Fortuna
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia membutuhkan fasilitas
transportasi untuk memenuhi kebutuhan pergerakan baik domestik maupun
internasional. Salah satu upaya pemenuhan kebutuhan pergerakan ini adalah
dibangunnya prasarana transportasi berupa bandar udara. Sebagai prasarana
transportasi, bandar udara harus mampu memenuhi kebutuhan pergerakan
penumpang dan pesawat. Kebutuhan pergerakan pesawat difasilitasi melalui
prasarana sisi udara yang mencakup landasan pacu, landasan ancang, serta apron.
Perancangan fasilitas sisi udara meliputi orientasi, geometri, marka, dan perkerasan.
Kebutuhan pergerakan penumpang difasilitasi melalui prasarana sisi darat yang
terbagi menjadi terminal penumpang dan area parkir.
Dalam perancangan bandar udara ini, dibutuhkan dukungan dari berbagai bidang,
salah satunya bidang Manajemen Rekayasa Konstruksi. Bidang Manajemen
Rekayasa Konstruksi ini mencakup metode pelaksanaan konstruksi dari
pembangunan bandara dari berbagai bidang, menghitung quantity take-off,
Perencanaan durasi pekerjaan konstruksi, dan perencanaan estimasi biaya. Dengan
perencanaan pekerjaan tersebut dilakukan agar pembangunan bandar udara ini
dapat berlangsung secara efektif dan efisien.
Perpustakaan Digital ITB