Article Details

GEOLOGI DAN STUDI BATUBARA DAERAH SEKATAK BENGARA, KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Oleh   Ali Fauzi [12015081]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Yan Rizal R., Dipl.-Geol.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FITB - Teknik Geologi
Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Subjek :
Kata Kunci : Sekatak Bengara, batubara, kualitas, pemetaan geologi, persebaran batubara..
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-06-26 22:06:24

Generic placeholder image
ABSTRAK Ali Fauzi

Terbatas
» ITB


Pemetaan geologi pada skala 1:25.000 dilakukan di daerah Sekatak Bengara, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dengan luas wilayah 56 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tatanan geologi serta karakter dan persebaran batubara pada daerah penelitian. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari pengambilan data secara langsung di lapangan berupa data singkapan. Terdapat pula data bor dan data kualitas batubara yang digunakan sebagai data sekunder. Daerah penelitian terbagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu Satuan Bukit Tuf Bengara, Satuan Dataran Denudasi, dan Satuan Dataran Banjir Sekatak. Stratigrafi daerah penelitian terbagi menjadi empat satuan tidak resmi dari tua ke muda, terdiri dari Satuan Batugamping dan Satuan Batupasir yang terendapkan pada umur Miosen Akhir, lalu diatasnya diendapkan secara tidak selaras Satuan Tuf (Pliosen – Pleistosen). Endapan Aluvial berumur Resen diendapkan secara tidak selaras di atas semua satuan yang tersingkap. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian berupa perlipatan sinklin, sesar normal, dan sesar geser menganan. Data analisis kualitas batubara yang dilakukan pada penelitian ini berupa data sekunder dari PT. Perkasa Energy, yaitu analisis proksimat, analisis nilai kalori, dan analisis ultimat berupa total sulfur. Secara umum, batubara daerah penelitian tergolong peringkat batubara lignit berdasarkan nilai fuel ratio. Berdasarkan kadar abu, batubara daerah penelitian tergolong mutu batubara baik hingga sangat baik. Sedangkan berdasarkan total sulfur, batubara daerah penelitian tergolong batubara sulfur menengah hingga batubara sulfur tinggi. Persebaran batubara daerah penelitian dianalisis berdasarkan data bor dan data singkapan. Pada daerah penelitian terdapat tiga lapisan batubara yang persebarannya dipengaruhi oleh struktur geologi yang berkembang. Terdiri dari dua lapisan menerus (Lapisan A dan Lapisan B) dan Lapisan C yang tidak tersingkap.