Article Details

ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN DARI PENERAPAN BUDIDAYA URBAN AKUAKULTUR UDANG PUTIH (LITOPENAEUS VANNAMEI) MENGGUNAKAN SISTEM HIBRID RECIRCULATED AQUACULTURE SYSTEM (RAS) – ZERO WATER DISCHARGE (ZWD) DI GRESIK, JAWA TIMUR

Oleh   Reskha Handayani [21318010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Gede Suantika, S.Si., M.Si.;Dr. Magdalena Lenny Situmorang, S.Si., M.Sc.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SITH - Biomanajemen
Fakultas : Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
Subjek : Engineering & allied operations
Kata Kunci : urban akuakultur, feasibility analysis, dan standard operational procedure
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-06-24 11:13:02

Penggunaan sistem hibrid RAS - ZWD pada akuakultur udang putih (L.vannamei) telah mampu meningkatkan produktivitas budidaya udang putih yang dalam proses produksinya tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan teknologi budidaya tertutup dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dilakukan pada kelompok tani produktif di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan pengujian di lapangan, diketahui bahwa tiga dari lima petani menunjukkan tingkat kepatuhan terhadap SOP teknis budidaya yang diberikan sebesar 85 – 94% dengan produktivitas 4.00 – 5.17 kg udang/m3, dan rasio konversi pakan (FCR) sebesar 1.04 – 1.18. Analisis kelayakan ekonomi menyarankan bahwa system ini layak untuk skala produksi 1000 kg udang. Simulasi produksi 1000 kg udang dengan sembilan kolam masing-masing volume air 25 m3 menghasilkan Net Present Value positif sebesar Rp 173.956.350, dengan investasi awal sebesar Rp 161.315.652dan Payback Period dicapai dalam 2 tahun pada kondisi harga normal udang yaitu Rp 55.000/kg. Sistem ini menunjukkan dampak positif yang lebih baik terhadap lingkungan dibandingkan dengan sistem tradisional dalam tingkat polutan air limbah dan kapasitas konservasi air. Tingkat kepatuhan petani selama masa budidaya menunjukkan keberterimaan sosial terhadap sistem budidaya yang diterapkan. Hal ini menjadikan teknologi budidaya hibrid RAS – ZWD yang diterapkan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terbukti memenuhi indikator kelayakan ekonomi, sosial dan lingkungan.