Article Details

EVALUASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM DALAM KAWASAN BANDARA

Oleh   Dewi Anggraeni Puspitasari [25016018]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Bambang Sugeng Subagio, DEA;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTSL - Teknik Sipil
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Kata Kunci : sistem angkutan massal dalam bandara, kebijakan operasional, model makrosimulasi, automated people mover system
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-16 14:07:55

Generic placeholder image
ABSTRAK Dewi Anggraeni Puspitasari

Terbatas
» ITB


Peningkatan jumlah penumpang pesawat udara pada sistem bandara berpengaruh pada lalu lintas dan aksesibiltas di kawasan bandara. Untuk menangani peningkatan tersebut, PT. Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (BISH) berusaha melakukan pengembangan pembangunan fasilitas secara menyeluruh di kawasan bandara sesuai dengan kebutuhan yang ada untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna bandara. Untuk memperoleh kinerja angkutan massal yang andal dalam mengatasi peningkatan pergerakan tersebut, diperlukan kebijakan operasional untuk mengatur sistem angkutan massal di dalam bandara. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pengaruh dari dioperasikannya automated people mover system (APMS) dan Integrated Building terhadap sistem angkutan massal internal bandara dengan menggunakan software PTV Visum. Hasilnya menunjukkan kinerja total penumpang.km dan total penumpang.jam yang lebih baik, dengan load factor APMS yang memenuhi standar kenyamanan. Penelitian ini juga menekankan bahwa bandara dengan lokasi terminal yang berjauhan memerlukan angkutan massal yang terpisah dengan lalu lintas jalan (Right of Way A atau B) seperti APMS, karena angkutan massal yang masih tergabung dengan lalu lintas jalan (mixed traffic, Right of Way C) akan terpengaruh oleh kondisi lalu lintas jalan di sekitar bandara.

Cari