Article Details

STUDI PADllAN lo-Bi SEBAGAI SOLDER BERTEMPERATUR RENDAH MENGGUNAKAN ULTRAFAST DSC

Oleh   Muhammad Hardian T. [20518005]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Aep Patah, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FMIPA - Kimia
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek : Chemistry
Kata Kunci : solder bebas timbal , paduan ln-Bi , fasa ordered, titik leleh rendah, ultrafast DSC
Sumber :
Staf Input/Edit : Latifa Noor   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-08-15 08:23:02

Paduan Sn-Pb merupakan solder komersial yang penggunaannya harus mulai ditinggalkan. Hal ini dikarenakan solder komersial mengandung logam timbal (Pb) yang merupakan logam tanah jarang dengan tingkat toksisitas yang relatif tinggi. Dengan itu, keberadaan logam Pb dapat menyebabkan pencemaran pada air, tanah dan lingkungan dengan ambang batas 200 ppm . Oleh karena itu, solder komersial ini menjadi berbahaya serta tidak ramah Iingkungan. Hal tersebut membuat solder bebas timbal yang berkualitas sama dengan solder komersial perlu dikembangkan namun perlu disesuaikan dengan aplikasinya. Terdapat beberapa parameter dan syarat yang harus dimiliki oleh solder bebas timbal yang baik seperti titik leleh rendah, sitat mekanik (kekerasan , tensile strength, dan shear strength) yang tinggi, wettabil1ty yang baik , konduktivitas listrik yang baik, dan hambatan listrik yang rendah. Salah satu sifat fisik yang harus dimiliki oleh solder bebas timbal adalah titik leleh yang rendah. Hal ini penting mengingat beberapa perangkat elektronik banyak menggunakan substrat yang terbuat dari polimer (polipropilen) dengan titik leleh sekitar 160 °C. Solder bertemperature rendah memiliki dua jenis fasa yaitu ordered dan disordered. Fasa ordered lebih disukai dalam upaya pengembangan solder bertemperatur rendah karena dapat mengatasi masalah k'erapuhan pada temperature homolog yang tinggi . Salah satu jenis solder bertemperatur rendah dengan fasa ordered yang menjanjikan adalah paduan ln-Bi . Paduan ln-Bi ini memiliki titik leleh