Article Details

DESAIN UNIT PENGOLAHAN SAMPAH DI LOKASI KATERING DENGAN MENGGUNAKAN ANAEROBIC DIGESTER

Oleh   Ulya Nadhira [15313053]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Mochammad Chaerul, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTSL - Teknik Lingkungan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 3 file
Tanggal Input : 2018-12-18 11:02:47

Generic placeholder image
2018_TA_PP_Ulya_Nadhira_-_1_Cover.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2018_TA_PP_Ulya_Nadhira_-_Bab_3.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2018_TA_PP_Ulya_Nadhira_-_1_Bab_2.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Katering adalah penyediaan jasa makanan pada lokasi seperti hotel, rumah, kantor, atau lokasi lainnya. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan permintaan konsumen yang menyebabkan katering X terus meningkatkan tingkat pelayanannya. Pada tahun 2017, jumlah sampah tertimbang yang dihasilkan oleh katering X ± 640 kg per hari dengan karakteristik yaitu mengandung kadar air 88%, kadar volatil 91%, kandungan karbon 85%, dan kadar nitrogen dan fosfat 3% berat kering. Sampah katering X kerap menimbulkan keresahan masyarakat karena bau dan lindi yang dihasilkan. Oleh karena itu, dilakukan perencanaan dan perancangan fasilitas pengolahan sampah katering X untuk mengolah sampahnya menjadi material yang bermanfaat dan mengurangi beban sampah yang harus ditanggung lingkungan. Salah satu solusi alternatif untuk mengolah sampah katering dengan menggunakan pengolahan anaerobik menggunakan unit anaerobic digester. Anaerobic digester adalah unit pengolahan dengan serangkaian proses biologi dimana mikroorganisme memecah bahan biodegradable dari sampah dalam kondisi tanpa oksigen. Salah satu produk akhir dari proses pengolahannya adalah gasbio yang dapat menjadi bahan bakar gas. Perancangan anaerobic digester dimulai dengan pengambilan sampel untuk mengetahui komposisi dan jumlah sampah katering, setelah itu karakteristik sampahnya dianalisis di laboratorium. Setelah diperoleh data karakteristik sampah, maka dilakukan analisis data sebagai dasar perancangan unit anaerobic digester pada lahan yang sudah tersedia. Selain anaerobic digester, akan dirancang juga unit pendukung seperti shredder, conveyor belt, penampungan lindi, pemurni gasbio, dan tempat penampungan gasbio. Hasil yang diperoleh adalah dimensi unit anaerobic digester yaitu 1,5 m × 1,7 m × 1.55 m. Anaerobic digester yang direncanakan akan terdiri dari 30 kolom digester seukuran dengan volume masing-masing kolom sebesar 2 m3 dan waktu retensi selama 30 hari. Selain didapatkan desain unit anaerobic digester, akan diperoleh desain unit-unit pendukung unit anaerobic digester yang akan dilengkapi dengan gambar unit pengolahan, potongan gambar, detail arsitektur, dan berbagai pertimbangan dalam pembangunan unit sesuai dengan tema dan objek yang akan dirancang.