PT PLN (Persero) sebagai Kewajiban Pelayanan Publik memiliki peran untuk mencapai pelayanan prima di bidang kelistrikan untuk melayani seluruh Warga Negara Indonesia, baik di daerah terpencil maupun di kota-kota besar. Namun, PT PLN (Persero) menghadapi tantangan dalam mengelola bakat mereka, terutama pada kesiapan modal manusia dan organisasi yang ditunjukkan pada data skor HCR OCR yang belum tercapai dalam beberapa kuartal terakhir. Penelitian ini berfokus pada usulan rekomendasi HCR OCR berdasarkan Model Peran Tim Belbin yang mengarah pada peningkatan HCR OCR di masa depan.
Data dikumpulkan dengan menggunakan (1) data primer, yang dikumpulkan melalui wawancara dengan Kantor Pusat dan unit-unit yang terlibat. (2) Data sekunder, yang dikumpulkan melalui dokumen organisasi, situs web, literatur, dan observasi.
Temuan - Kondisi target Sasaran OCR HCR OCR (Persero) yang belum tercapai telah menyebabkan hasil negatif pada karyawan berdasarkan 5 Whys Analysis dan Eisenhower Matrix. Restrukturisasi Tim HCR OCR adalah solusi terbaik yang menjadi tugas penting dan mendesak untuk dilakukan mengingat implementasi HCR OCR dilakukan empat kali dalam setahun, diikuti dengan Pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan dalam pengarsipan dan penyimpanan data. Dengan menerapkan strategi baru yang diusulkan, ada peluang bagi PT PLN (Persero) untuk meningkatkan pencapaian HCR OCR.
Perpustakaan Digital ITB