digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Rendahnya pemanfaatan turbin angin di Jakarta diakibatkan oleh rendahnya kecepatan angin rata-rata tahunan di Jakarta. Dengan kecepatan angin rata-rata sebesar 2,5 m/s, kecepatan angin rata-rata di Jakarta berada dalam kategori rendah. Untuk memperoleh kecepatan angin yang lebih besar, turbin angin dipasang pada atap gedung bertingkat. Pada tugas sarjana ini, dilakukan perancangan, pembuatan, dan pengujian rotor turbin angin sumbu horizontal. Rotor turbin angin yang telah dirancang memiliki tiga buah sudu yang berdiameter 1,8 meter. Profil airfoil yang digunakan adalah NACA 4412. Rotor turbin angin dirancang agar mampu beroperasi secara baik pada kecepatan angin rendah hingga sedang. Hasil pengujian rotor menunjukkan karakteristik daya rotor pada berbagai kecepatan angin. Rotor mulai berputar pada kecepatan angin sebesar 2 m/s dengan torsi beban sebesar 0,11 Nm. Daya maksimal yang dapat dihasilkan oleh rotor sebesar 7,3 Watt pada kecepatan angin sebesar 7 m/s. Pemegang sudu yang telah dirancang dan dibuat dapat bekerja dengan baik tanpa mengalami deformasi plastis.