Studi ini mengusulkan pengintegrasian prinsip-prinsip Lean Construction ke dalam prosedur Rencana Kerja Proyek (RKP) PT ICC (Persero) Tbk untuk mengatasi inefisiensi dan pemborosan tingkat proyek selama tahap perencanaan dan pelaksanaan. Meskipun PT ICC telah mengadopsi kerangka kerja manajemen proyek berbasis PMBOK yang komprehensif, pelaksanaan proyek tetap sebagian besar reaktif dan didorong oleh administrasi, membatasi efektivitas RKP sebagai alat perencanaan proaktif. Akibatnya, inefisiensi berulang muncul di tingkat proyek, berkontribusi pada penundaan jadwal, pembengkakan biaya, dan pemborosan material.
Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan pemetaan proses, wawancara mendalam dengan enam ahli internal dan eksternal, penilaian ahli, dan analisis kuantitatif melalui Relative Importance Index (RII), penelitian ini mengidentifikasi empat jenis limbah yang dominan: menunggu, kelebihan produksi, kelebihan persediaan, dan bakat yang tidak dimanfaatkan. Analisis lebih lanjut membedakan limbah yang berasal dari kelemahan struktural RKP dengan limbah yang disebabkan oleh penyimpangan selama pelaksanaan proyek. Berdasarkan hasil RII, Sistem Perencana Terakhir (RII = 0,93), Kolaborasi Lintas Fungsi Awal (RII = 0,90), dan Perencanaan Tarik (RII = 0,83) diidentifikasi sebagai alat Lean yang paling penting untuk integrasi.
Studi ini mengembangkan kerangka kerja RKP yang direvisi dengan menyematkan alat Lean terpilih ke dalam prosedur berbasis PMBOK yang ada tanpa mengubah struktur tata kelola dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa perencanaan Lean-integrated berpotensi meningkatkan keandalan jadwal, mengurangi pemborosan terkait material, dan meningkatkan prediktabilitas alur kerja di tingkat proyek. Namun, implementasi yang berhasil sangat bergantung pada transformasi organisasi dan budaya, terutama dalam mengatasi resistensi terhadap perubahan dan praktik pengambilan keputusan hierarkis. Oleh karena itu, komitmen kepemimpinan yang kuat, pelatihan praktis, dan manajemen perubahan yang berkelanjutan sangat penting untuk mewujudkan manfaat penuh dari integrasi Lean Construction dalam kerangka kerja RKP.
Perpustakaan Digital ITB