digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Konsep kadaster multiguna adalah kerangka kerja yang mendukung informasi terkait tanah yang berkelanjutan, tersedia dan komprehensif pada setiap bidang dengan mengintegrasikan fungsi administrasi pertanahan, meliputi penguasaan tanah, penilaian tanah, penggunaan tanah, dan pengembangan tanah. Kadaster multiguna diperlukan untuk dapat menyajikan informasi pertanahan secara lengkap, cepat, dan akurat dalam pengelolaan administrasi pertanahan. Perkembangan teknologi komputer menjadi sarana utama untuk modernisasi sistem kadaster saat ini. Sistem lama diperluas dengan mengintegrasikan berbagai fungsi pada suatu peta kadaster digital berbasis objek untuk memperbaiki manajemen sumber daya dan mendukung efisiensi pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan analisis strategi pengembangan kadaster multiguna dan implementasinya di Indonesia. Penelitian ini membahas mengenai uji validitas dengan metode korelasi product moment dan uji reliabilitas dengan metode cronbach’s alpha terhadap hasil analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) strategi pengembangan kadaster multiguna di Indonesia. Hasil analisis SWOT yang diperoleh akan menjadi acuan dalam pembuatan kuesioner dengan menggunakan skala likert. Hasil kuesioner yang telah diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak perhitungan statistik. Berdasarkan hasil uji validitas dan uji reliabilitas terhadap seluruh faktor SWOT diperoleh kesimpulan bahwa semua faktor analisis SWOT yang digunakan dalam penelitian ini memenuhi kriteria penelitian terkuantifikasi. Nilai Corrected Item Total Correlation (rhitung) pada semua faktor analisis SWOT memiliki nilai lebih besar dari rtabel (0,367) sehingga dinyatakan valid. Pada uji reliabilitas juga diperoleh nilai rkritis yang lebih besar dari ralpha (0,600), sehingga dapat disimpulkan bahwa keempat faktor analisis SWOT yang diuji dinyatakan reliabel atau handal.