digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap persaingan industri perbankan, termasuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), untuk melakukan transformasi digital meskipun memiliki keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, penelitian mengenai transformasi digital masih didominasi oleh konteks bank umum, sehingga pemahaman mengenai pengembangan kapabilitas organisasi untuk mendukung transformasi digital pada BPRS masih terbatas. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi secara empiris pendekatan berbasis kapabilitas dalam transformasi digital pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) sebagai lembaga keuangan dengan keterbatasan sumber daya dalam ekosistem digital yang terus berkembang. Dalam penelitian ini, transformasi digital dikonseptualisasikan bukan sekadar sebagai proses adopsi teknologi, melainkan sebagai proses pengembangan dan rekonfigurasi kapabilitas organisasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain exploratory sequential. Tahap awal mencakup analisis pendahuluan mengenai dampak digitalisasi dan kesenjangan kualitas layanan untuk memberikan landasan kontekstual. Analisis utama mengombinasikan studi kasus kualitatif untuk mengidentifikasi kapabilitas kunci transformasi digital dan pengujian kuantitatif menggunakan data survei yang dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, kapabilitas berorientasi komunitas, kapabilitas inklusi keuangan syariah, dan kapabilitas ekosistem berperan penting dalam mendukung transformasi digital pada BPRS. Transformasi digital selanjutnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis dan kinerja sosial, sementara customer intimacy memperkuat hubungan tersebut. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital pada BPRS lebih ditentukan oleh pengembangan kapabilitas daripada sekadar adopsi teknologi. Penelitian ini berkontribusi dengan mengajukan pendekatan berbasis kapabilitas dalam transformasi digital yang didukung oleh model teruji secara empiris yang mengintegrasikan TOE, RBV, dan DCV, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi transformasi digital yang adaptif dan inklusif pada BPRS. Kata Kunci Transformasi digital; Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS); model berbasis kapabilitas; lembaga dengan keterbatasan sumber daya