Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap persaingan industri
perbankan, termasuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), untuk melakukan
transformasi digital meskipun memiliki keterbatasan sumber daya. Di sisi lain,
penelitian mengenai transformasi digital masih didominasi oleh konteks bank
umum, sehingga pemahaman mengenai pengembangan kapabilitas organisasi
untuk mendukung transformasi digital pada BPRS masih terbatas. Untuk mengisi
kesenjangan tersebut, penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi secara
empiris pendekatan berbasis kapabilitas dalam transformasi digital pada Bank
Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) sebagai lembaga keuangan dengan
keterbatasan sumber daya dalam ekosistem digital yang terus berkembang. Dalam
penelitian ini, transformasi digital dikonseptualisasikan bukan sekadar sebagai
proses adopsi teknologi, melainkan sebagai proses pengembangan dan
rekonfigurasi kapabilitas organisasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika
lingkungan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan
desain exploratory sequential. Tahap awal mencakup analisis pendahuluan
mengenai dampak digitalisasi dan kesenjangan kualitas layanan untuk memberikan
landasan kontekstual. Analisis utama mengombinasikan studi kasus kualitatif untuk
mengidentifikasi kapabilitas kunci transformasi digital dan pengujian kuantitatif
menggunakan data survei yang dianalisis dengan Partial Least Squares Structural
Equation Modeling (PLS-SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas yang berkaitan dengan
pengembangan sumber daya manusia, kapabilitas berorientasi komunitas,
kapabilitas inklusi keuangan syariah, dan kapabilitas ekosistem berperan penting
dalam mendukung transformasi digital pada BPRS. Transformasi digital
selanjutnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja bisnis dan kinerja sosial,
sementara customer intimacy memperkuat hubungan tersebut. Secara keseluruhan,
temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital pada
BPRS lebih ditentukan oleh pengembangan kapabilitas daripada sekadar adopsi
teknologi. Penelitian ini berkontribusi dengan mengajukan pendekatan berbasis
kapabilitas dalam transformasi digital yang didukung oleh model teruji secara
empiris yang mengintegrasikan TOE, RBV, dan DCV, serta memberikan implikasi
praktis bagi pengembangan strategi transformasi digital yang adaptif dan inklusif
pada BPRS.
Kata Kunci
Transformasi digital; Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS); model berbasis
kapabilitas; lembaga dengan keterbatasan sumber daya
Perpustakaan Digital ITB