digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk menentukan proses dalam merangkai sebuah strategi media untuk iklan TV di Indonesia berdasarkan data dari behavior para pengiklan TV pada Febuari 2010. Di dalam studi ini pula, akan dianalisis faktor-faktor apa saja yang akan menjadi konsiderasi bagi para agensi periklanan atau perusahaan-perusahaan yang ingin menayangkan iklan TVnya. Ditentukan fakta bahwa sekarang sedang ada trend yang menunjukkan meningkatnya jumlah iklan TV sekaligus channel TV yang ada di dalam komersialisasi industri, otomatis akan membawa kita kepada area yang sangat tinggi tingkat kompetisinya bagi para perusahaan untuk mempromosikan dan memasarkan merek-merek mereka. Dengan kata lain, kondisi seperti ini akan memberi pengaruh terhadap pola strategi media-yang akan mereka lakukan untuk mencapai brand awareness diantara customernya. Bagaimanapun juga, situasi ini akan memberikan beberapa tantangan baru bagi para TV advertisers dalam menentukan strategi medianya dimana situasi ini mungkin bisa menjadi peluang bagi para perusahaan media dalam menentukan kebijakan harga iklan yang mereka tawarkan. Terdapat beberapa variable di dalam studi ini dalam mengukur behavior para pelaku agensi periklanan, diantaranya adalah kategori produk, hari, jam, program rating, tarif iklan, TV channel dan Top Brand Awareness Index. Kategori produk ini sendiri dibagi menjadi enam kategori, produkosmetik, produk obat-obatan, produk minuman, produk alat-alat rumah tangga, produk makanan dan peralatan kantor. Sementara itu, TV channel yang termasuk di dalam studi ini mencakup 10 saluran TV yaitu Global TV, ANTV, Indosiar, Metro TV, RCTI, SCTV, TPI, Trans TV, Trans7 dan TVOne. Data-data tersebut didapatkan melalui Arianna software dari A.C. Nielsen dan untuk Top Brand Awareness Index itu diperoleh dari Majalah Marketing edisi Febuari 2010, Studi ini dilakukan untuk memberikan gambaran strategis kepada agensi periklanan dan perusahaan berdasarkan faktor-faktor yang akan mempengaruhi perilaku mereka dalam memilih strategi media. Selain itu, karena jumlah yang cukup banyak yang dikeluarkan oleh para perusahaan untuk mempromosikan mereknya melalui TV advertising, penelitian ini juga akan mencakup informasi tentang hubungan korelasi antara jumlah biaya iklan antar kategori produk dengan prestasi brand awareness mereka. Di dalam studi ini, akan ditemukan bahwa hampir setiap kategori produk memiliki perbedaan perilaku dalam menentukan waktu, baik jam maupun hari untuk strategi media mereka. Untuk program rating hampir semua perusahaan memilih untuk menaruh iklan di program yang be-rating rendah dengan advertising cost yang murah juga. Sementara, untuk analisa brand awareness, disana menunjukan hubungan korelasi yang lemah disebabkan karena beberapa brand memiliki brand awareness yang kuat sejak dahulu, Kata Kunci: TV Advertising, Television Media, Media Selection, Indonesia National TV Channel