Montmorilonit (MMT) merupakan salah satu material yang berpotensi digunakan
sebagai biomaterial regenerasi tulang karena kemampuannya mengadsorpsi ion
fosfat dan memfasilitasi pembentukan hidroksiapatit. Dalam penelitian ini, dikaji
mekanisme adsorpsi fosfat pada permukaan Ca-MMT, potensi pembentukan klaster
pra-nukleasi hidroksiapatit, serta interaksi protein Human Serum Albumin (HSA)
menggunakan pendekatan Density Functional Theory (DFT) dan Molecular
Dynamics (MD). Perhitungan DFT dilakukan menggunakan VASP untuk
memperoleh struktur optimum, energi adsorpsi, analisis muatan Bader, dan Density
of States (DOS). Simulasi MD menggunakan GROMACS dilakukan pada sistem
MMT–PO4–Ca dan MMT–HSA untuk mengevaluasi adsorpsi fosfat, pembentukan
klaster, serta adsorpsi protein. Selain itu, kalkulasi sifat mekanik dilakukan melalui
metode tegangan-regangan menggunakan VASP untuk mengevaluasi kekakuan
material berdasarkan modulus Young. Hasil DFT menunjukkan bahwa seluruh
proses adsorpsi fosfat berlangsung spontan dengan energi adsorpsi negatif, dengan
konfigurasi tiga molekul air menghasilkan kestabilan tertinggi. Analisis Bader dan
DOS menunjukkan terjadinya transfer muatan serta pembentukan interaksi
koordinasi Ca–O. Pada sistem Ca-MMT 2×1, penambahan ion Ca bebas
menghasilkan struktur Ca–PO4–Ca–PO4–Ca yang mengindikasikan terbentuknya
klaster pra-nukleasi hidroksiapatit. Simulasi MD menunjukkan bahwa ion fosfat
teradsorpsi pada permukaan Ca-MMT sekaligus membentuk klaster bersama ion
Ca, sedangkan HSA hanya mengalami adsorpsi bertahap tanpa mengganggu
stabilitas struktur protein maupun proses awal mineralisasi. Kalkulasi sifat mekanik
menunjukkan bahwa modulus Young Ca-MMT berada pada rentang 9,28–21,21
GPa, yang sebanding dengan kekakuan tulang kortikal (12–22 GPa) dan material
implan berbasis titanium berpori (7,7–22 GPa). Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa Ca-MMT berpotensi sebagai material pendukung biomineralisasi dan
kandidat biomaterial untuk aplikasi regenerasi jaringan tulang.
Perpustakaan Digital ITB