Abstrak - Muhammad Dhafin Nabil Athallah
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Penemuan lubang hitam pada sumber sinar-X paling terang Cyg X-1, menjadi jalan
penemuan lubang hitam lainnya dalam sistem bintang ganda sinar-X yang sering disebut
sebagai black hole x-ray binary (BHXB). Beberapa BHXB di galaksi kita menunjukkan
perilaku transien dengan perubahan kecerlangan signifikan yang dikenal sebagai
outburst. Fenomena ini ditandai oleh peningkatan fluks yang dapat mencapai ribuan
kali lipat dalam waktu singkat sebelum kembali ke keadaan quiescent.
Sinar-X yang dipancarkan dari BHXB berasal dari proses akresi pada piringan
yang terbentuk di sekitar lubang hitam. Meskipun teori piringan standar telah menjelaskan
banyak fenomena akresi, kondisi ekstrem seperti outburst super-Eddington
masih memerlukan kajian lebih mendalam terkait karakteristik dan evolusi spektrumnya.
Pada keadaan super-Eddington, asumsi yang digunakan pada pemodelan piringan
standar tidak dapat dipertahankan sehingga piringan akan mengalami penebalan geometri
namun dengan kondisi ketebalan optis yang masih tinggi. Oleh karenanya, pada
keadaan super-Eddington, model piringan yang lebih sesuai adalah model slim disk.
Penelitian ini mempelajari evolusi spektrum sinar-X dari BHXB transien 4U 1543-
47 selama outburst super-Eddington tahun 2021 dengan menggunakan data misi satelit
sinar-X NuSTAR dan Swift. Analisis difokuskan pada komponen refleksi pada spektrum
sinar-X energi tinggi untuk menentukan apakah sumber foton komponen refleksi
berasal dari korona atau dari piringan akresi terdalam yang mengalami penebalan geometri.
Hasil pemodelan spektrum menunjukkan bahwa model refleksi piringan akresi
lebih stabil dan menunjukkan kecocokkan pada sebagian besar data pengamatan. Oleh
karenanya disimpulkan bahwa komponen refleksi sebagian besar berasal dari piringan
akresi terdalam yang mengindikasikan penebalan pada bagian piringan terdalam akibat
akresi super-Eddington.
Perpustakaan Digital ITB