digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Getaran akibat gempa bumi dapat menurunkan kinerja dan keamanan bangunan bertingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh parameter nonlinier Tuned Liquid Column Damper (TLCD) terhadap respons seismik bangunan baja 20 lantai. Analisis dilakukan menggunakan nonlinear time-history analysis pada MATLAB dengan model TLCD linier dan nonlinier terhadap tujuh rekaman gempa. Studi parametrik dilakukan dengan memvariasikan mass ratio dan length ratio, kemudian dioptimasi menggunakan metode Steepest Descent untuk memperoleh parameter TLCD optimum. Evaluasi dilakukan berdasarkan simpangan puncak atap, percepatan puncak atap, root mean square (RMS), performance index (PI), rasio simpangan antar lantai, rasio redaman efektif, serta tingkat kinerja struktur berdasarkan ASCE 41-17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model TLCD mampu mengurangi respons struktur dibandingkan struktur tanpa kontrol. Namun, TLCD nonlinier hasil optimasi memberikan reduksi simpangan, percepatan, dan simpangan antar lantai yang lebih besar, serta menghasilkan rasio redaman efektif sebesar 13.07%, lebih tinggi dibandingkan TLCD linier sebesar 9.00%. Evaluasi kinerja juga menunjukkan peningkatan kondisi elemen struktur sehingga lebih banyak elemen berada pada tingkat kinerja yang memenuhi kriteria penerimaan.