digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN - Sebastianus Ivan Prasditama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia menargetkan reduksi emisi 29 – 41 % pada 2030, namun upaya tersebut dinilai sangat tidak memadai oleh CAT (2024). Akibatnya, pemanfaatan EBT menjadi solusi dengan optimalisasi potensi energi surya dan penggunaan hidrogen sebagai komponen pendukung transisi energi melalui produksi hidrogen hijau dan sistem penyimpanan energi hidrogen (HESS). Namun, produksi hidrogen hijau dan HESS masih dalam tahap perkembangan terutama di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pengujian praktis karakteristik PEM elektroliser untuk produksi hidrogen hijau sebagai basis pembelajaran untuk simulasi integrasi HESS pada mikrogrid terisolasi di Muara Tebo, Jambi. Pengujian PEM elektroliser dilakukan melalui sumber listrik kontinu dan fluktuatif. Pengujian dengan sumber listrik kontinu dilakukan untuk melihat karakteristik polarisasi I-V PEM akibat temperatur air masukan serta degradasi. Hasil pengujian didapatkan nilai tegangan yang lebih rendah untuk nilai arus mengalir yang sama pada temperatur air masukan yang tinggi dan umur pakai yang rendah. Pengujian dengan sumber listrik fluktuatif dilakukan dengan integrasi PV serta bantuan baterai. Hasil pengujian didapatkan kemungkinan sistem undersized pada saat daya PV tidak dapat menyuplai penuh PEM saat beroperasi pada tegangan nominalnya. Integrasi HESS dengan PEM disimulasikan dengan aplikasi HOMER Pro dalam bentuk PLTD-PLTS-HESS dan dibandingkan dengan konfigurasi eksisting PLTD dan PLTD-PLTS-BESS. Dari hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa PLTD-PLTS-HESS lebih baik secara keandalan dan parameter tekno-ekonomi dibanding PLTD, namun masih di bawah PLTD-PLTS-BESS. Simulasi lanjutan tanpa PLTD dengan variasi kapasitas penyimpanan berdasarkan hari otonomi menunjukkan bahwa HESS mampu bersaing dengan BESS dari sisi LCOE saat kapasitas penyimpanan diperbesar sampai tiga hari otonomi dengan faktor efisiensi fuel cell dan elektroliser yang berpengaruh cukup besar.