digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek matrix acidizing pada Sumur A-14, Lapangan A, reservoir batupasir, menggunakan model radial single-well 24×8×5 yang tervalidasi dengan pendekatan black oil dan efek acidizing direpresentasikan melalui perubahan nilai skin. Analisis sensitivitas skin dan pengembangan model proksi multi-parameter dilakukan di CMG CMOST dengan memvariasikan porositas-permeabilitas, net pay, tekanan reservoir, dan skin. AOF sebelum dan sesudah acidizing menunjukkan kesesuaian dengan nilai referensi, masing-masing dengan deviasi 0,1% dan 1,51%, yang mengonfirmasi validitas model. Hubungan skin terhadap AOF bersifat nonlinier dan konsisten secara fisis dengan aliran radial Darcy, dengan peningkatan AOF paling signifikan terjadi ketika nilai skin mendekati nol hingga negatif. Persamaan regresi skin terhadap AOF yang berlaku pada rentang skin -6 hingga 90 dan AOF multiplier dengan baseline skin = 0, memungkinkan estimasi Folds of Increase tanpa simulasi penuh. Analisis model proksi menghasilkan indeks Sobol yang mengidentifikasi porositas-permeabilitas sebagai parameter dominan dengan total indeks 83%, diikuti skin 59%, net pay 13%, dan tekanan reservoir 0.65%, dengan dominasi interaction effect pada keduanya yang mengimplikasikan efektivitas acidizing sangat bergantung pada kualitas reservoir. Penelitian ini menyediakan kuantifikasi numerik sensitivitas skin-AOF dan efek interaksi antarparameter pada reservoir batupasir, dengan persamaan skin-AOF, AOF multiplier tak berdimensi, dan model proksi sebagai alat praktis untuk estimasi produktivitas dan evaluasi kandidat stimulasi pada reservoir batupasir serupa.