Semakin berkurangnya energi fosil berbanding terbalik dengan permintaan
energi yang semakin bertambah. Banyak inovasi dilakukan untuk mengatasi
permasalahan tersebut baik mencari sumber energi baru atau memaksimalkan
peralatan yang sudah ada dalam menggunakan bahan bakar. Salah satu peralatan
yang dimaksimalkan adalah kendaran bermotor.
Berdasar latar belakang tersebut, diadakan kompetisi yang bertujuan untuk
menghasilkan kendaraan yang hemat energi yaitu Shell Eco Marathon (SEM).
Institut Teknologi Bandung diwakili oleh salah satu tim yaitu Rakata yang ikut
berpartisipasi sejak tahun 2010. Ada beberapa cara yang dilakukan untuk
mengurangi konsumsi bahan bakar diantaranya adalah mengurangi gaya hambat
udara pada badan kendaraan yang mana pengurangan gaya hambat akan
berdampak pada berkurangnya beban kerja mesin sehingga diharapkan konsumsi
bahan bakar berkurang.
Simulasi dilakukan terhadap bentuk badan kendaraan Rakata yang dipakai
pada kompetisi SEM Asia 2012 dan diperoleh Coefficient of Drag (Cd) dan
Coefficient of Lift (Cl) kendaraan sebesar 0,24 dan -0,06. Nilai Cd tersebut
tergolong besar apabila dibandingkan dengan transportasi massal lainnya. Oleh
karena itu dilakukan modifikasi berdasarkan hasil analisis tersebut. Setelah
dilakukan beberapa kali modifikasi, badan kendaraan baru yang bentuknya lebih
streamline dihasilkan. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa Cd dan Cl dari
kendaraan sebesar 0,105 dan -0,14. Besar Cd dan Cl pada bentuk kendaraan
terakhir cukup bagus untuk mengikuti kompetsi SEM Asia 2013.
Perpustakaan Digital ITB