digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Betwixt Light merupakan karya tugas akhir yang berangkat dari pengalaman personal penulis ketika berhadapan dengan cahaya. Pengalaman tersebut memunculkan kesadaran mengenai keberadaan diri di hadapan alam serta keterbatasan manusia dalam memahami realitas secara utuh. Berangkat dari pengalaman tersebut, karya ini tidak berupaya merepresentasikan pengalaman sublim secara langsung, melainkan membangun kondisi ambang, yaitu keadaan ketika persepsi berada di antara melihat dan memahami, sehingga membuka ruang refleksi bagi audiens. Proses penciptaan dilakukan melalui perancangan objek geometris bercahaya yang ditempatkan pada berbagai lanskap alam yang dipilih secara cermat agar bebas dari tanda-tanda objek buatan manusia. Pertemuan antara cahaya alami, cahaya artifisial, lanskap, dan objek geometris kemudian direkam melalui medium fotografi dan diwujudkan dalam seri fotografi berukuran A0 yang dipresentasikan di ruang pamer. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa makna karya tidak terletak pada setiap elemen secara terpisah, melainkan pada hubungan yang terbentuk di antara lanskap, cahaya, bentuk geometris, dan fotografi dalam membangun kondisi ambang. Melalui hubungan tersebut, Betwixt Light menghadirkan ruang refleksi mengenai posisi manusia di tengah realitas yang lebih luas tanpa menawarkan jawaban yang bersifat final