Pemodelan konstitutif hiperelastik memerlukan fungsi energi regangan yang
cukup akurat untuk digunakan dalam analisis elemen hingga, tetapi tetap dapat
diinterpretasikan dan memenuhi persyaratan fisik. Metode identifikasi konvensional
umumnya menetapkan bentuk fungsi terlebih dahulu sebelum mengalibrasi
parameter-parameternya, sedangkan pendekatan berbasis data yang
bersifat kotak hitam memberikan pemahaman yang terbatas terhadap hukum
material yang dipelajari. Tesis ini mengembangkan kerangka regresi simbolik
berbasis sparse gene expression programming untuk menemukan fungsi energi
regangan hiperelastik isotropik dari perpindahan nodal medan penuh dan gaya
reaksi global tanpa menggunakan label tegangan lokal. Kerangka yang dikembangkan
menghasilkan fitur-fitur nonlinier berbasis invarian melalui gene expression
programming, menentukan koefisiennya menggunakan regresi jarang
berdasarkan bentuk lemah dari persamaan kesetimbangan, serta menyaring
kandidat persamaan melalui pemeriksaan kelayakan fisik. Kinerja kerangka
tersebut dievaluasi menggunakan data sintetis hasil simulasi elemen hingga
dari enam model konstitutif acuan pada kondisi tanpa derau dan dengan
penambahan derau perpindahan yang memiliki simpangan baku ? = 10?4.
Hukum konstitutif yang ditemukan dievaluasi sepanjang lintasan deformasi
kanonik dan melalui simulasi elemen hingga langsung yang independen. Untuk
lima hukum acuan yang dapat direpresentasikan dalam ruang pencarian
yang ditetapkan, kerangka ini berhasil memperoleh kembali persamaan sebeiv
narnya secara eksak dari data tanpa derau. Untuk model Arruda–Boyce, yang
bentuk invers-Langevin-nya tidak disertakan dalam ruang pencarian, metode
ini mengidentifikasi pendekatan polinomial ringkas dengan nilai RMSE relatif
energi regangan sebesar 0,38%, 1,40%, dan 0,67% masing-masing pada tarik
uniaksial, geser sederhana, dan geser murni. Pada data perpindahan yang
mengandung derau, fitur-fitur utama secara umum tetap berhasil dipertahankan,
meskipun model Hartmann–Neffmenunjukkan sensitivitas terbesar
dengan nilai RMSE relatif energi regangan sebesar 6,21% dan 6,85% masingmasing
pada geser sederhana dan geser murni. Validasi melalui simulasi elemen
hingga langsung menghasilkan galat relatif L2 di bawah 1% untuk medan
perpindahan dan gaya reaksi global pada seluruh persamaan yang dievaluasi.
Hasil ini menunjukkan bahwa kerangka yang diusulkan mampu memperoleh
hukum hiperelastik yang ringkas dan dapat diinterpretasikan serta membangun
model konstitutif pendekatan yang akurat hanya dari data perpindahan
dan gaya reaksi. Hasil tersebut juga menegaskan pengaruh ruang pencarian
simbolik dan prapemrosesan data perpindahan terhadap model yang berhasil
diidentifikasi.
Perpustakaan Digital ITB