digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dokumen Asli
Terbatas  Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan

Pasar ilustrasi digital Indonesia saat ini didominasi transaksi informal melalui platform ad hoc seperti media sosial yang rawan terhadap sengketa akibat ketiadaan mekanisme penjaminan institusional. Penelitian ini bertujuan untuk membangun purwarupa lokapasar jasa ilustrasi digital yang dilengkapi mekanisme penjaminan untuk mencegah berbagai jenis sengketa kontrak, seperti keterlambatan pembayaran, pengerjaan tidak sesuai spesifikasi, dan pembatalan sepihak. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan incremental development, diawali dengan survei terhadap 112 responden dan wawancara mendalam dengan 8 pelaku pasar untuk mengidentifikasi permasalahan spesifik. Purwarupa dibangun secara bertahap dalam empat increment dengan fitur utama meliputi dokumentasi kontrak terintegrasi, sistem eskro untuk jaminan pembayaran, dan mekanisme kontrol proyek yang mengikat ilustrator maupun klien. Evaluasi teknis dan pengujian penerimaan pengguna (UAT) menunjukkan bahwa sistem secara efektif mengatasi hampir seluruh titik kegagalan transaksi yang menyebabkan sengketa, kecuali sengketa terkait kredibilitas jasa yang hanya dapat diatasi secara tidak langsung melalui ulasan terverifikasi dari pengguna. Nilai Perceived Effectiveness (PE) yang diperoleh sebesar 4,76 dari skala maksimal 5 menunjukkan keyakinan tinggi pengguna terhadap efektivitas sistem dalam mencegah sengketa. Nilai System Usability Scale yang didapat adalah 60 yang masih berada di bawah rata-rata dan menandakan antarmuka dan interaksi masih kurang intuitif. Dari hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa purwarupa lokapasar jasa yang dibangun mampu memberikan solusi efektif terhadap permasalahan utama dalam transaksi jasa ilustrasi digital di Indonesia, namun memerlukan pengembangan lebih jauh terkait desain interaksi agar dapat diterima pengguna.