digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini mengembangkan model Poisson Inverse Gaussian spatio temporal softplus INGARCH (PIG–ST–spINGARCH) untuk prediksi probabilistik kejadian gempa di zona megathrust Sumatra. Data gempa bulanan dengan magnitudo momen sekurang-kurangnya 4,5 (Mw ? 4,5) dimodelkan pada enam unit spasial yang dibentuk dari kombinasi tiga segmen megathrust, yaitu Aceh, Nias, dan Mentawai, dengan dua lapisan kedalaman. Prediksi frekuensi tersebut kemudian diintegrasikan dengan distribusi magnitudo Gutenberg–Richter untuk menghasilkan prediksi majemuk frekuensi–magnitudo. Sebanyak 54 konfigurasi kandidat dievaluasi melalui pemilihan model dua tahap. Tahap Pertama menggunakan AIC, sedangkan Tahap Kedua menggunakan logscore, CRPS, dan uji Diebold–Mariano, yang dilengkapi dengan evaluasi rollingorigin. Distribusi bersyarat PIG dipilih karena memberikan AIC terendah dan struktur model yang lebih parsimoni. Model terpilih menunjukkan persistensi temporal yang tinggi, interaksi spasial, dan heterogenitas dispersi antarunit. Hasil diagnostik menunjukkan bahwa model memiliki kalibrasi yang memadai pada sebagian besar bulan pengamatan. Prediksi kejadian selanjutnya diintegrasikan dengan nilai b tiap unit yang berkisar antara 1,01 dan 1,25. Hasil prediksi menunjukkan bahwa peluang sedikitnya satu gempa dengan magnitudo momen sekurang-kurangnya 6,5 (Mw ? 6,5) terjadi di seluruh zona megathrust Sumatra selama 12 bulan mendatang adalah 39,9%, dengan peluang tertinggi terdapat pada segmen Nias dan Aceh. Kerangka yang dihasilkan mengakomodasi kebergantungan temporal, interaksi spasial, heterogenitas dispersi, serta ketidakpastian frekuensi dan magnitudo.