digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Tesis proyek ini mengkaji perputaran karyawan di PT Gusti Wijaya Sejahtera, perusahaan pengumpulan susu sapi di Jawa Timur, sebagai isu strategis bisnis. Pada periode 2022–2025, perusahaan mengalami pertumbuhan operasional pesat, sementara tingkat perputaran karyawan tahunan meningkat dari 8,12% menjadi 43,24%. Penelitian ini mengidentifikasi kondisi yang berkaitan dengan perputaran karyawan, menganalisis dampaknya terhadap kinerja bisnis, serta merumuskan prioritas pengelolaan sumber daya manusia dalam kerangka Strategic Human Resource Management. Penelitian menggunakan desain studi kasus tunggal eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui sepuluh wawancara semi-terstruktur dengan manajemen, kepala divisi, supervisor, karyawan aktif, dan mantan karyawan. Wawancara dilakukan dalam Bahasa Indonesia dan dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Analisis awal akar penyebab terhadap catatan internal digunakan untuk menentukan kondisi kandidat, yang kemudian diuji melalui bukti wawancara. Catatan internal perusahaan periode 2022–2025 dianalisis secara deskriptif dan digunakan untuk triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa perputaran karyawan berkaitan dengan pertumbuhan organisasi yang lebih cepat daripada pengembangan sistem tenaga kerja, penjadwalan, onboarding, karier, dan transfer pengetahuan. Perputaran karyawan dipersepsikan mengurangi ketahanan tenaga kerja, meningkatkan beban karyawan berpengalaman, memperbesar ketergantungan pada pengetahuan tacit, serta menimbulkan kerentanan operasional, relasional, keselamatan, dan administratif. Namun, perputaran karyawan bukan satu-satunya penyebab penyimpangan kualitas, keterlambatan pengiriman, berkurangnya peternak, insiden keselamatan, atau perubahan margin. Penelitian merekomendasikan penerapan bertahap tenaga kerja minimum, pengendalian jadwal, onboarding berbasis kompetensi, serah terima terstruktur, evaluasi beban kerja, struktur kompensasi dan karier yang lebih jelas, mekanisme aspirasi karyawan, serta dashboard sumber daya manusia sederhana.