Abstrak - GINA JULIANI
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Kebayoran Baru merupakan kawasan perkotaan padat di Jakarta Selatan. Pesatnya
perkembangan kawasan menyebabkan berkurangnya daerah resapan dan meningkatnya
limpasan permukaan saat hujan. Kondisi tersebut, disertai keterbatasan kapasitas sistem
drainase dalam mengalirkan debit limpasan, mengakibatkan beberapa lokasi di Kebayoran
Baru rentan mengalami genangan dan banjir, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi dalam
waktu singkat. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan pengendalian banjir untuk
meningkatkan kapasitas sistem drainase dan mengurangi luas genangan di wilayah tersebut.
Perencanaan dilakukan melalui analisis hidrologi dan pemodelan hidraulika menggunakan
perangkat lunak PCSWMM dengan analisis 1-D dan 2-D untuk mengevaluasi kondisi eksisting
serta efektivitas alternatif penanganan. Alternatif pengendalian banjir yang direncanakan
meliputi redimensi saluran drainase, normalisasi sungai, pembangunan tanggul, pembangunan
kolam retensi, penambahan saluran, dan peningkatan kapasitas pompa. Hasil simulasi
menunjukkan bahwa kombinasi redimensi saluran drainase, normalisasi sungai, pembangunan
kolam retensi, penambahan saluran, serta peningkatan kapasitas pompa memberikan reduksi
luas genangan terbesar dibandingkan alternatif lainnya, yaitu sebesar 51% terhadap kondisi
eksisting. Estimasi Rencana Anggaran Biaya untuk alternatif penanganan tersebut adalah
sebesar Rp284.469.903.108,70. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa penerapan
penanganan secara terpadu melalui peningkatan kapasitas saluran dan sungai, penyediaan
tampungan, serta peningkatan sistem pompa lebih efektif dalam mengurangi risiko genangan
di Kecamatan Kebayoran Baru dibandingkan penanganan pada satu komponen sistem saja.
Perpustakaan Digital ITB