digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - GINA JULIANI
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Kebayoran Baru merupakan kawasan perkotaan padat di Jakarta Selatan. Pesatnya perkembangan kawasan menyebabkan berkurangnya daerah resapan dan meningkatnya limpasan permukaan saat hujan. Kondisi tersebut, disertai keterbatasan kapasitas sistem drainase dalam mengalirkan debit limpasan, mengakibatkan beberapa lokasi di Kebayoran Baru rentan mengalami genangan dan banjir, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi dalam waktu singkat. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan pengendalian banjir untuk meningkatkan kapasitas sistem drainase dan mengurangi luas genangan di wilayah tersebut. Perencanaan dilakukan melalui analisis hidrologi dan pemodelan hidraulika menggunakan perangkat lunak PCSWMM dengan analisis 1-D dan 2-D untuk mengevaluasi kondisi eksisting serta efektivitas alternatif penanganan. Alternatif pengendalian banjir yang direncanakan meliputi redimensi saluran drainase, normalisasi sungai, pembangunan tanggul, pembangunan kolam retensi, penambahan saluran, dan peningkatan kapasitas pompa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kombinasi redimensi saluran drainase, normalisasi sungai, pembangunan kolam retensi, penambahan saluran, serta peningkatan kapasitas pompa memberikan reduksi luas genangan terbesar dibandingkan alternatif lainnya, yaitu sebesar 51% terhadap kondisi eksisting. Estimasi Rencana Anggaran Biaya untuk alternatif penanganan tersebut adalah sebesar Rp284.469.903.108,70. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa penerapan penanganan secara terpadu melalui peningkatan kapasitas saluran dan sungai, penyediaan tampungan, serta peningkatan sistem pompa lebih efektif dalam mengurangi risiko genangan di Kecamatan Kebayoran Baru dibandingkan penanganan pada satu komponen sistem saja.