Abstrak - NIDYA NAZAHRA
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Pantai Kuta, Bali mengalami kemunduran garis pantai akibat proses hidrodinamika serta perubahan konfigurasi pesisir yang dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur pantai dan perluasan daratan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Erosi paling signifikan terjadi pada kawasan depan Discovery Mall yang termasuk dalam zona kritis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting garis pantai serta merencanakan bangunan pelindung pantai berupa detached breakwater untuk mengendalikan kemunduran garis pantai. Evaluasi kondisi eksisting dan perencanaan dilakukan menggunakan pemodelan numerik Delft3D. Pemodelan dilakukan dengan dua skenario elevasi detached breakwater yang berbeda untuk mengevaluasi pengaruh elevasi struktur terhadap perubahan garis pantai dan pola sedimentasi. Konfigurasi detached breakwater ditentukan berdasarkan segmen garis pantai yang memerlukan perlindungan serta target pembentukan salient atau tombolo sebagai respons terhadap perubahan transport sedimen. Dimensi struktur direncanakan berdasarkan gelombang rencana, kemudian dilakukan perbandingan antara penggunaan armor tipe rubble mound dan quadripod dari aspek teknis, metode konstruksi, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa detached breakwater mampu meningkatkan akresi di belakang struktur sehingga berpotensi menstabilkan garis pantai. Skenario dengan elevasi struktur yang lebih dangkal menghasilkan akresi yang lebih besar dibandingkan skenario elevasi yang lebih dalam. Berdasarkan perbandingan yang dilakukan, armor tipe quadripod memberikan alternatif yang lebih efisien dalam pelaksanaan konstruksi dan lebih ekonomis dibandingkan armor rubble mound.
Perpustakaan Digital ITB