digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kegiatan penambangan terbuka menghasilkan limpasan air dengan kandungan padatan tersuspensi (TSS) tinggi akibat erosi permukaan lahan tambang, sehingga diperlukan kolam pengendap sebagai unit pengolahan utama sebelum air dilepas ke lingkungan. Perancangan dimensi kolam pengendap melibatkan parameter teknis yang saling berantai sehingga rentan kesalahan bila dikerjakan manual, terutama saat distribusi ukuran butir sedimen beragam dan TSS keluaran perlu dievaluasi untuk beberapa skenario jumlah kompartemen. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan tools perhitungan dimensi kolam pengendap berbasis Microsoft Excel bernama SediWorks, dengan masukan berupa parameter hidrologi (debit, luas penampang dan kedalaman air inlet, TSS awal), distribusi ukuran butir sedimen menurut klasifikasi Wentworth, kelas partikel target beserta densitas dan temperatur fluida yang opsional, parameter geometri kolam (jumlah kompartemen, lebar penyekat, kemiringan dinding, kedalaman kolam), dan batas lahan yang opsional. Keluaran yang dihasilkan berupa dimensi kolam per kompartemen, estimasi TSS keluaran dan efisiensi pengendapan, serta jadwal pemeliharaan per kompartemen. Verifikasi terhadap perhitungan manual menggunakan parameter kasus uji yang sama menunjukkan kesesuaian yang konsisten pada seluruh rantai kalkulasi, dengan galat relatif di bawah 1%, sehingga implementasi formula pada tools dapat dipertanggungjawabkan sebagai representasi yang akurat dari persamaan yang digunakan pada perancangan awal dimensi kolam pengendap pada sistem penyaliran tambang.