Kegiatan penambangan terbuka menghasilkan limpasan air dengan kandungan
padatan tersuspensi (TSS) tinggi akibat erosi permukaan lahan tambang, sehingga
diperlukan kolam pengendap sebagai unit pengolahan utama sebelum air dilepas ke
lingkungan. Perancangan dimensi kolam pengendap melibatkan parameter teknis
yang saling berantai sehingga rentan kesalahan bila dikerjakan manual, terutama
saat distribusi ukuran butir sedimen beragam dan TSS keluaran perlu dievaluasi
untuk beberapa skenario jumlah kompartemen. Penelitian ini merancang dan
mengimplementasikan tools perhitungan dimensi kolam pengendap berbasis
Microsoft Excel bernama SediWorks, dengan masukan berupa parameter hidrologi
(debit, luas penampang dan kedalaman air inlet, TSS awal), distribusi ukuran butir
sedimen menurut klasifikasi Wentworth, kelas partikel target beserta densitas dan
temperatur fluida yang opsional, parameter geometri kolam (jumlah kompartemen,
lebar penyekat, kemiringan dinding, kedalaman kolam), dan batas lahan yang
opsional. Keluaran yang dihasilkan berupa dimensi kolam per kompartemen,
estimasi TSS keluaran dan efisiensi pengendapan, serta jadwal pemeliharaan per
kompartemen. Verifikasi terhadap perhitungan manual menggunakan parameter
kasus uji yang sama menunjukkan kesesuaian yang konsisten pada seluruh rantai
kalkulasi, dengan galat relatif di bawah 1%, sehingga implementasi formula pada
tools dapat dipertanggungjawabkan sebagai representasi yang akurat dari
persamaan yang digunakan pada perancangan awal dimensi kolam pengendap pada
sistem penyaliran tambang.
Perpustakaan Digital ITB