digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Program magang kompetitif seperti Charoen Pokphand Best Student Appreciation (CPBSA) menghadapi tantangan konversi yang rendah pada konten rekrutmen di Instagram, meskipun jangkauan konten tergolong luas. Analisis konten mengidentifikasi bahwa seluruh materi rekrutmen bersifat prosedural tanpa memuat deskripsi program maupun informasi benefit yang ditawarkan kepada peserta. Penelitian ini menguji pengaruh penambahan informasi program dan benefit dalam konten iklan rekrutmen terhadap application intention calon pendaftar, serta menguji apakah jenis benefit yang dikomunikasikan menghasilkan perbedaan application intention yang signifikan. Penelitian menggunakan desain eksperimen between-subjects dengan tiga kondisi stimulus, yakni kondisi kontrol yang hanya memuat informasi prosedural, kondisi benefit finansial berupa paid internship, dan kondisi benefit pengalaman berupa industry visit ke China. Data dikumpulkan dari mahasiswa aktif semester enam ke atas dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan penugasan ke kondisi eksperimen dilakukan secara acak. Hasil pengujian menggunakan Welch's ANOVA dan uji post-hoc Games-Howell menunjukkan bahwa konten rekrutmen yang memuat deskripsi program dan informasi benefit, baik finansial maupun pengalaman, menghasilkan application intention yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan konten prosedural. Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara kondisi benefit finansial dan benefit pengalaman, mengindikasikan bahwa faktor penentu utama adalah kehadiran informasi benefit itu sendiri, terlepas dari jenis benefit yang dikomunikasikan. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan rekomendasi strategi konten rekrutmen yang mengomunikasikan nilai program secara eksplisit pada iklan rekrutmen.