Warmindo merupakan UMKM kuliner yang sering dijumpai di wilayah sekitar
kampus yang memiliki varian menu dengan harga terjangkau. Penjualan yang terus
kian meningkat menyebabkan keinginan pemilik Warmindo untuk melakukan
ekspansi cabang. Namun, masalah rekrutmen, seleksi, dan penempatan menjadi
kendala bagi pemilik karena proses manual, seperti mendatangi setiap cabang
secara langsung, menghabiskan banyak waktu tanpa pencatatan dan kriteria
penilaian tertentu. Proses ini menghambat pemilik dalam melakukan manajemen
SDM untuk seluruh cabang. Penelitian ini bertujuan sebagai studi kasus masalah
UMKM dalam menentukan perbaikan sistem rekrutmen, seleksi, dan penempatan
karyawan berbasis situs yang memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk
mendukung proses penyaringan kandidat.
Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melakukan
observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pemilik Warmindo yang ingin
melakukan ekspansi cabang. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis
proses bisnis dan analisis kesenjangan untuk mengidentifikasi permasalahan saat
ini, perancangan basis data melalui Entity Relationship Diagram dan perancangan
antarmuka pengguna melalui mockup untuk dua jenis pengguna, yaitu pemilik dan
calon kandidat, serta verifikasi rancangan sistem untuk memastikan kesesuaian
antara fitur yang dirancang dengan kebutuhan proses bisnis usulan.
Kelayakan investasi dari sistem dianalisis untuk tiga skenario jumlah cabang, yaitu
untuk kondisi saat ini sebanyak 7 cabang, 13 cabang untuk proyeksi batas usaha
kecil dengan omzet Rp15 miliar per tahun, dan 43 cabang proyeksi batas usaha
menengah dengan omzet Rp50 miliar per tahun. Hasil penelitian menunjukkan
tingkat pengembalian 11 hingga 1 bulan dengan rasio manfaat terhadap biaya di
rentang 1,8 hingga 2,0. Hal ini menggambarkan investasi sistem layak dijalankan
pada kondisi bisnis saat ini maupun untuk ekspansi di masa mendatang.
Perpustakaan Digital ITB