PT Saptaindra Sejati (SIS) sebagai kontraktor pertambangan batubara menghadapi
tuntutan transisi armada hauling dari truk diesel menuju Battery Electric Vehicle
(BEV) untuk menurunkan emisi dan biaya operasional. Namun, penerapan BEV
dengan mekanisme battery swapping memunculkan kompleksitas baru berupa
kebutuhan infrastruktur pengisian daya dan potensi antrean yang dapat
mengganggu pencapaian target produksi. Tugas akhir ini bertujuan menghasilkan
rancangan dasar sistem operasional hauling BEV pada Jobsite ADMO PT SIS yang
mencakup konfigurasi infrastruktur pendukung sekaligus sistem informasi
operasional untuk mengoordinasikan eksekusi armada di lapangan.
Perancangan dilakukan melalui dua subtopik yang terintegrasi. Subtopik simulasi
membangun model Discrete Event Simulation (DES) atas sistem hauling diesel
eksisting sebagai baseline yang divalidasi secara statistik, kemudian memodelkan
sistem BEV dengan battery swapping dan menentukan konfigurasi optimal, yaitu
jumlah battery swapping station pada setiap Change Shift Area, jumlah charging
station, dan jumlah armada BEV aktif, menggunakan optimasi berbasis simulasi
OptQuest dengan kebijakan dispatcher dinamis. Subtopik sistem informasi
mengidentifikasi kebutuhan fungsional melalui user persona dan user journey map,
membangun model pemilihan antrian sebagai basis fitur pengarahan operator, serta
merancang dan mengevaluasi prototype mixed-fidelity dari sistem informasi
operasional battery swap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi infrastruktur BEV usulan mampu
menekan total waktu antrean secara signifikan dibandingkan sistem diesel eksisting
sekaligus tetap memenuhi target produksi tahunan perusahaan. Model pemilihan
antrian yang dikembangkan berhasil menjadi dasar fitur pengarahan operator pada
swap station dan charging station, dan prototype sistem informasi dinilai aplikatif
untuk mendukung serta mengintegrasikan eksekusi operasional armada BEV.
Rancangan terintegrasi ini menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi PT
SIS dalam melaksanakan transisi armada diesel menuju BEV secara efisien dan
terukur.
Perpustakaan Digital ITB