digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Siti Rosy Rahayu
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

PT XYZ merupakan perusahaan penyedia jasa logistik dan pergudangan pupuk dengan cabang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu permasalahan yang dihadapi PT XYZ adalah rendahnya akurasi stok gudang yang, berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan, disebabkan oleh kesalahan input data oleh petugas gudang. Akar masalah tersebut diperparah oleh proses administrasi yang masih menggunakan beberapa sistem dan dokumen secara bersamaan sehingga data yang sama dicatat berulang kali, meningkatkan beban kerja petugas serta risiko kesalahan pencatatan. Selain itu, Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada masih menggabungkan kebijakan dan prosedur operasional dalam satu dokumen sehingga belum memberikan panduan pelaksanaan kerja secara rinci.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses bisnis pergudangan pupuk PT XYZ dan merancang usulan perbaikannya menggunakan pendekatan Business Process Improvement (BPI). Proses bisnis eksisting dipetakan menggunakan Cross-Functional Flowchart berdasarkan hierarki Process Classification Framework (PCF) APQC, kemudian dievaluasi menggunakan Value-Added Assessment (VAA) untuk mengidentifikasi aktivitas non-value added (NVA). Proses bisnis kritis ditentukan dengan prinsip Pareto, lalu dirancang ulang menggunakan Systematic Reengineering Method (ESIA rules) yang diperkaya dengan hasil benchmarking best practice, pemetaan matriks RACI, dan penyusunan SOP baru. Hasil evaluasi menunjukkan dari 162 aktivitas yang dinilai, terdapat 11 aktivitas real value added (6,83%), 114 aktivitas business value added (63,8%), dan 47 aktivitas non-value added (29,8%), dengan NVA tipe pencatatan berulang sebagai jenis pemborosan paling dominan (33 aktivitas). Penerapan ESIA rules menghasilkan rekomendasi eliminasi 33 aktivitas, integrasi 4 aktivitas, dan otomatisasi 3 aktivitas. Usulan perbaikan proses bisnis yang dihasilkan meliputi perbaikan format SOP, eliminasi penginputan data yang redundan, serta usulan otomatisasi pada sistem yang masih manual, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pergudangan pupuk PT XYZ.