Pengukuran kecepatan putar yang berkaitan dengan pengukuran getaran umumnya dilakukan dengan menggunakan sensor keyphasor, baik menggunakan sensor proximity maupun sensor optik. Untuk menjalankan fungsinya, sensor optik keyphasor membutuhkan suplai dari catu daya. Catu daya sensor optik yang umum dipakai tidak mampu menampilkan nilai kecepatan putar, sehingga diperlukan perangkat akuisisi data dan
komputer untuk mengetahui nilai kecepatan putar yang terjadi. Hal ini menyebabkan penggunaan sensor optik di lapangan menjadi tidak praktis. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan catu daya sensor optik keyphasor yang mampu menampilkan kecepatan putar dan mampu membagi tegangan sinyal keluaran dari sensor optik.
Proses pengembangan catu daya sensor optik dibagi atas pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak. Pengembangan perangkat keras meliputi perancangan dan
pembuatan rangkaian mikrokontroler, rangkaian buffer, rangkaian pembagi tegangan dan media PCB (Printed Circuit Board). Pengembangan perangkat lunak berupa pembuatan
program perhitungan kecepatan putar. Selanjutnya, dilakukan pengujian catu daya sensor optik yang meliputi pengujian simulasi dengan sinyal generator, pengujian pada sistem
nyata dengan perangkat motor DC, dan pengujian daya tahan baterai.
Hasil penelitian ini berupa catu daya sensor optik keyphasor yang mampu mengukur kecepatan putar dari 1 rpm hingga 30.000 rpm dengan kesalahan di bawah 0,5% dan mampu mengkondisikan sinyal keluaran sensor optik tanpa mengalami gangguan dari perangkat mikrokontroler. Selain itu, catu daya ini juga dilengkapi dengan rangkaian pembagi tegangan yang mampu membagi tegangan sinyal keluaran sensor optik menjadi sinyal yang 10 kali lebih kecil dari tegangan asalnya. Pengujian pada catu daya ini menunjukkan bahwa catu daya sensor optik yang dibuat telah bekerja dengan baik sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
Perpustakaan Digital ITB