digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nazwa Fauziah Hanum
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Penerapan teknologi waste-to-energy merupakan solusi strategis untuk mengatasi permasalahan menumpuknya sampah kota sekaligus menghasilkan energi bersih. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengevaluasi performa termodinamika serta tekno-ekonomi dan lingkungan sistem Waste-to-Energy berbasis gasifikasi dan pirolisis menggunakan feedstock input PLTSa Putri Cempo melalui perangkat lunak Ebsilon Professional. Hasil simulasi menunjukkan adanya trade-off termodinamika. Pirolisis menghasilkan kualitas syngas dengan nilai kalor lebih tinggi 18,89–19,14 MJ/kg, sedangkan gasifikasi unggul dalam kuantitas dengan gas yield mencapai 86,8–88% massa feedstock. Hal ini membuat gasifikasi menghasilkan daya bersih yang lebih tinggi 2,21–4,33 MW dibanding pirolisis standar 0,38–0,71 MW. Namun, pirolisis unggul dari sisi lingkungan dengan emisi spesifik jauh lebih rendah 0,66–0,67 kgCO2/kWh dibandingkan gasifikasi 1,05 kgCO2/kWh. Untuk mengatasi keterbatasan teknis pirolisis konvensional akibat sifat reaksinya yang endotermik, dikembangkan skenario P-SUB-ORC melalui substitusi RDF, pemanfaatan char, dan integrasi Organic Rankine Cycle. Skenario ini berhasil melipatgandakan pasokan daya bersih hingga 2,172 MW sekaligus menekan nilai LCOE menjadi $0,15/kWh dengan emisi yang tetap rendah 0,66 kgCO?/kWh. Berdasarkan evaluasi Multi-Kriteria, skenario P-SUB-ORC dengan skor akhir 3,94 terpilih sebagai solusi terbaik karena memberikan kesetimbangan optimal antara kinerja teknis, lingkungan, dan kelayakan ekonomi.