digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Peramalan harga komoditas batu bara Indonesian Coal Index (ICI6500) dengan akurat dapat memberikan pandangan terkait langkah strategi operasional perusahaan serta produksi ketersediaan dari komoditas tersebut. Penelitian ini memberikan pengembangan model berupa peramalan terhadap harga ICI6500 dari rentang periode awal 2010 sampai dengan akhir 2025 atau setara dengan 834 minggu menggunakan skema komparasi antara dua arsitektur model dari RNN yaitu LSTM dan GRU. Peramalan dilakukan menggunakan pendekatan multi-step atau beberapa periode kedepan dan sekaligus melihat sejauh mana seleksi fitur dapat meningkatkan kinerja model dengan analisis faktor eksternal berpengaruh. Analisis faktor menggunakan korelasi Pearson dan metode SHAP lalu dilakukan komparasi kembali antara kedua metode tersebut. Model akan dievaluasi kinerja menggunakan metrik evaluasi, terutama RMSE, untuk melihat perubahan kinerja. Arsitektur model terbaik didapat adalah GRU dengan lookback 26 dan pada korelasi Pearson 0,7 di mana jumlah variabel prediktor dari sebelas menjadi sebanyak tiga meliputi lag harga batu bara ICI6500, batu bara Newcastle, dan harga tembaga. Nilai RMSE rata-rata selama 1 horizon, 4, 8, dan 12 horizion berturut-turut adalah 5,139; 5,073; 5,517; dan 6,124. Hasil ini juga menjelaskan metode seleksi fitur dengan membandingkan korelasi antara variabel target dengan variabel prediktor cukup digunakan pada model dibandingkan metode reduksi dengan SHAP.