Abstrak - Justin Lawrance
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Penyelenggaraan ajang lari jarak jauh multi-etape seperti ITB Ultra Marathon (178
km) menghadapi kendala dalam pemantauan posisi pelari secara kontinu dan estimasi
waktu kedatangan (Estimated Time of Arrival atau ETA). Sistem pencatatan
waktu konvensional berbasis RFID hanya merekam waktu pada titik pemeriksaan
diskrit, sementara aplikasi navigasi umum tidak memperhitungkan variasi elevasi
rute dan dinamika fisik pelari. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan
sistem backend Live Runner Tracking dan modul ETA Prediction
yang terukur (scalable), andal, dan beroperasi secara waktu nyata (real-time). Sistem
dibangun menggunakan arsitektur event-driven berbasis message broker dan
komputasi nirserver (serverless) untuk memisahkan ingesti telemetri dari pemrosesan
spasial asinkron. Sistem mengintegrasikan algoritma map snapping untuk koreksi
derau GPS, otomatisasi manajemen status perlombaan, serta modul prediksi ETA
berbasis model biaya energi metabolik Minetti yang mengantisipasi profil elevasi
rute secara adaptif. Hasil evaluasi fungsional menunjukkan pipa pemrosesan data,
transisi status pelari, dan klasifikasi spasial berhasil dieksekusi dengan tingkat keberhasilan
100%. Pada evaluasi prediksi ETA di lintasan berbukit ekstrem, model
energi metabolik terbukti lebih adaptif dibandingkan pendekatan konvensional berbasis
kecepatan rata-rata dengan penurunan Mean Absolute Error (MAE) sebesar
39,4%. Pengujian beban membuktikan arsitektur sistem mampu melakukan penskalaan
horizontal otomatis dengan mempertahankan tingkat keberhasilan transaksi
sebesar 99,99% pada simulasi beban puncak ribuan pengguna simultan. Dengan
demikian, sistem yang dikembangkan terbukti andal, akurat, dan siap mendukung
kebutuhan operasional pemantauan ITB Ultra Marathon dalam skala besar.
Perpustakaan Digital ITB