digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pengelolaan utilitas air dan listrik pada hunian vertikal berskala besar masih banyak bergantung pada proses manual, seperti pencatatan meter air dan pengisian token listrik berbasis kartu, sehingga menimbulkan beban kerja tinggi dan risiko kesalahan pencatatan. Studi kasus dilakukan pada Apartemen The Jarrdin, Bandung, yang memiliki 2.444 unit pada empat tower. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan kontroler tingkat unit berbasis mikrokontroler ESP32-S3 sebagai pusat kendali pada sistem meter prabayar air dan listrik, yang mengintegrasikan modul pemutus listrik berbasis solid state relay (SSR), aktuator katup air, antarmuka pengukuran energi listrik dan debit air, serta subsistem penyimpanan data lokal pada SD card sebagai mekanisme store-and-forward ketika koneksi jaringan terputus. Firmware dikembangkan menggunakan arsitektur dual-core sehingga proses pengukuran dan aktuasi dapat berjalan terpisah dari proses komunikasi serta penyimpanan data untuk menjaga respons kendali tetap stabil. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh subsistem yang menjadi ruang lingkup penelitian dapat berfungsi sesuai perancangan. Latensi aktuasi ujung-ke-ujung pada jalur listrik dan air masingmasing sebesar 2,21 detik dan 2,37 detik, sehingga memenuhi target aktuasi kurang dari 5 detik. Pengujian mekanisme store-and-forward pada kondisi gangguan komunikasi selama 5, 15, dan 30 menit menunjukkan tidak terdapat kehilangan data telemetri yang teramati, sedangkan pengujian aktuasi katup air pada 50 siklus buka– tutup mencapai tingkat keberhasilan 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kontroler tingkat unit yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan aktuasi utilitas dan persistensi data pada sistem meter prabayar air dan listrik untuk hunian vertikal berkepadatan tinggi.