Pengelolaan utilitas air dan listrik pada hunian vertikal berskala besar masih banyak
bergantung pada proses manual, seperti pencatatan meter air dan pengisian token
listrik berbasis kartu, sehingga menimbulkan beban kerja tinggi dan risiko kesalahan
pencatatan. Studi kasus dilakukan pada Apartemen The Jarrdin, Bandung, yang
memiliki 2.444 unit pada empat tower. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan
kontroler tingkat unit berbasis mikrokontroler ESP32-S3 sebagai pusat
kendali pada sistem meter prabayar air dan listrik, yang mengintegrasikan modul
pemutus listrik berbasis solid state relay (SSR), aktuator katup air, antarmuka pengukuran
energi listrik dan debit air, serta subsistem penyimpanan data lokal pada
SD card sebagai mekanisme store-and-forward ketika koneksi jaringan terputus.
Firmware dikembangkan menggunakan arsitektur dual-core sehingga proses pengukuran
dan aktuasi dapat berjalan terpisah dari proses komunikasi serta penyimpanan
data untuk menjaga respons kendali tetap stabil. Hasil pengujian menunjukkan
bahwa seluruh subsistem yang menjadi ruang lingkup penelitian dapat berfungsi sesuai
perancangan. Latensi aktuasi ujung-ke-ujung pada jalur listrik dan air masingmasing
sebesar 2,21 detik dan 2,37 detik, sehingga memenuhi target aktuasi kurang
dari 5 detik. Pengujian mekanisme store-and-forward pada kondisi gangguan komunikasi
selama 5, 15, dan 30 menit menunjukkan tidak terdapat kehilangan data
telemetri yang teramati, sedangkan pengujian aktuasi katup air pada 50 siklus buka–
tutup mencapai tingkat keberhasilan 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kontroler
tingkat unit yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan aktuasi utilitas
dan persistensi data pada sistem meter prabayar air dan listrik untuk hunian vertikal
berkepadatan tinggi.
Perpustakaan Digital ITB