Peningkatan aktivitas usaha laundry menyebabkan peningkatan produksi air limbah
yang mengandung bahan kimia dan zat organik berbahaya. Air limbah laundry
meningkatkan beban organik tinggi serta berpotensi menurunkan kualitas
lingkungan perairan apabila tidak diolah terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi efektivitas pengolahan air limbah laundry skala rumahan
menggunakan bio-sand filter, bio-char filter, serta penggunaan media kombinasi
keduanya. Dalam biofiltrasi, proses penyisihan parameter pencemar dapat melalui
mekanisme sorpsi serta degradasi secara biologi melalui pertumbuhan biofilm yang
melekat pada media filter. Proses menumbuhkan biofilm dalam media filter
dilakukan secara circulating batch reactor (CBR), sedangkan uji keterolahan air
limbah dilakukan secara kontinyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi
media pasir dan karbon aktif memberikan efisiensi penyisihan tertinggi untuk COD
(87.57%), fosfat (79.03%), dan TKN (68.33%). Selain itu, penyisihan dengan
media filter yang sama untuk parameter surfaktan adalah sebesar 95.53% dan
parameter TSS sebesar 61.03%.
Perpustakaan Digital ITB