digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) telah beroperasi sejak tahun 1987 sebagai fasilitas utama pendukung riset nuklir, produksi radioisotop, dan layanan teknologi nuklir di Indonesia. Seiring dengan usia operasi yang melampaui 35 tahun, isu penuaan struktur, sistem, dan komponen (SSK) menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap keselamatan dan keberlanjutan operasi. Sesuai dengan ketentuan IAEA SSR-3, SSG-10 (Rev 1), dan NP-T-5.5, penerapan Program Manajemen Penuaan (Ageing Management Programme/AMP) dan kesiapan Operasi Jangka Panjang (Long-Term Operation/LTO) memerlukan dokumentasi teknis yang komprehensif, keterlacakan data perawatan, serta dukungan kajian rekayasa seperti Analisis Penuaan Berbatas Waktu (Time-Limited Ageing Analysis/TLAA) dan Penilaian Keselamatan Berkala (Periodic Safety Review /PSR). Namun, sistem pengelolaan data perawatan RSG-GAS masih didominasi oleh pencatatan manual yang terfragmentasi, sehingga membatasi analisis degradasi secara sistematis dan berbasis data. Disertasi ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Perawatan (SIP) (Maintenance Information System/MIS), berbasis web untuk mendukung digitalisasi program manajemen penuaan (Aging Management Programme/AMP).. Sistem dirancang secara modular dengan basis data relasional PostgreSQL dan pengkodean Kraftwerk-Kennzeichen-System (KKS), serta dilengkapi mekanisme kontrol akses berbasis peran (Role Base Access Control/RBAC), jejak audit, dan alur persetujuan. Pengembangan sistem dilakukan mengikuti metodologi Waterfall dalam Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak hingga tahap Uji Penerimaan Pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIP meningkatkan keteraturan dokumentasi, keterlacakan data, dan konsistensi pengelolaan perawatan, sehingga memberikan dukungan teknis yang relevan bagi implementasi AMP dan kesiapan RSG-GAS menuju operasi jangka panjang.