digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 - Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 - Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3- Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 - Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 - Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA - Muhammad Naufal Azhar
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Sistem ventilasi merupakan elemen krusial dalam operasional pertambangan bawah tanah untuk mengendalikan beban panas dari peralatan mekanis. Elektrifikasi alat berat menjadi strategi mitigasi beban panas, namun pemilihan kombinasi diesel/listrik yang optimal memerlukan analisis integratif terhadap parameter ventilasi seperti heat load dan daya kipas yang bersifat multidimensional dan non- linear. Penelitian ini mengembangkan model Random Forest Regressor untuk memprediksi Total Heat Load dan Total Fan Power akibat kombinasi elektrifikasi alat berat, menggunakan track length dan daya efektif peralatan sebagai variabel input. Model dibangun dari 96 data hasil simulasi Ventsim, mencakup 16 skenario kombinasi diesel/listrik untuk empat jenis alat (Mine Truck, Wheel Loader, LHD, Jumbo Drill). Evaluasi train-test split menunjukkan indikasi overfitting pada model Total Heat Load, sehingga dilakukan validasi menggunakan Leave-One-Scenario- Out. Hasil validasi menunjukkan R² sebesar 0,873 untuk Total Heat Load dan 0,89 untuk Total Fan Power, dengan MAE masing-masing 166,8 kW dan 13,8 kW. Elektrifikasi alat berat terbukti mampu menurunkan beban panas hingga 46% dan daya kipas hingga 15%, dengan konfigurasi optimal berupa tiga Battery Electric Vehicle (Mine Truck, Wheel Loader, LHD) sementara Jumbo Drill tetap diesel. Model diimplementasikan dalam aplikasi Streamlit untuk mendukung pengambilan keputusan perencana tambang.