Evakuasi pada bangunan bertingkat, jalur evakuasi tidak cukup dipahami hanya dari denah dua dimensi. Pergerakan penghuni saat keadaan darurat tidak berjalan pada satu bidang saja, tetapi melewati ruang, pintu, koridor, tangga, akses keluar, hingga titik kumpul. Kondisi ini menjadi penting pada Hotel Horison Kota Sukabumi karena lokasinya berada pada kawasan yang dipengaruhi aktivitas Sesar Cimandiri. Oleh karena itu, diperlukan model jalur evakuasi yang mampu menggambarkan hubungan ruang secara lebih utuh, terutama untuk pergerakan antarlantai. Proyek capstone ini mengembangkan model kadaster 3D untuk mendukung analisis jalur evakuasi darurat gempa bumi pada bangunan hotel bertingkat. Model geometri bangunan dibuat dari gambar teknis menggunakan Autodesk Revit, kemudian diekspor ke format Industry Foundation Classes (IFC). Informasi ruang disusun dengan mengacu pada konsep unit spasial dalam Land Administration Domain Model (LADM), sedangkan hubungan keterhubungan antarruang dibentuk berdasarkan prinsip IndoorGML. Elemen yang berperan dalam evakuasi, seperti ruang, pintu, koridor, tangga, akses keluar, dan titik kumpul, direpresentasikan sebagai node. Hubungan akses antar elemen tersebut kemudian dibentuk sebagai edge dalam jaringan evakuasi. Seluruh informasi semantik, geometri, dan topologi dikelola dalam PostgreSQL/PostGIS. Perhitungan rute dari ruang asal menuju titik kumpul dilakukan menggunakan algoritma Dijkstra melalui pgRouting dengan bobot jarak tiga dimensi. Data occupancy
juga digunakan untuk membaca persebaran penghuni pada jaringan evakuasi dan membantu mengenali segmen jalur yang berpotensi menerima beban lebih besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model geometri bangunan, informasi ruang, dan jaringan evakuasi dapat dihubungkan dalam satu struktur data yang saling terkait. Rute yang dihasilkan bukan merupakan hasil penggambaran manual, tetapi diperoleh dari perhitungan graph berbobot sehingga dapat ditelusuri kembali melalui node, edge, cost, dan accumulated cost pembentuknya. Hasil perhitungan tersebut kemudian diperiksa secara spasial melalui Blender dan disajikan dalam visualisasi web interaktif. Produk akhir ini diharapkan dapat menjadi prototipe jalur evakuasi bangunan bertingkat yang dapat dihitung, dianalisis, dan divisualisasikan dalam lingkungan tiga dimensi.
Perpustakaan Digital ITB