digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


Cover_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 1_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 2_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 3_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 4_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 5_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab 6_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Pustaka_Jovinka Natalie Xeliem
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Celecoxib merupakan obat golongan Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) yang umumnya digunakan untuk mengatasi inflamasi kronis dan dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat setiap hari. Salah satu Upaya mengatasinya adalah dengan membuat sediaan lepas lambat. Penelitian sebelumnya menunjukkan Mesoporous Silica Nanoparticle (MSN) dapat dimodifikasi permukaannya untuk dijadikan sediaan lepas lambat. MSN umumnya dimodifikasi dengan gatekeeper seperti Poly-L-Lysine (PLL). Penilitian lainnya menunjukkan bahwa PLL yang dimodifikasi dengan gugus histidin dapat meningkatkan jumlah obat yang dilepaskan dari MSN. Penelitian ini meliputi sintesis MSN dan fungsionalisasinya dengan gugus amina, penjeratan obat ke dalam nanopartikel, pembuatan gatekeeper Poly-L-Lysine-Histidin (PLL-His), dan konjugasinya ke MSN. MSN yang telah dibuat dikarakterisasi dengan beberapa instrumen serta uji pelepasan in vitro pada pH 1,2 dan pH 7,4. Hasil analisis termogravimetri (TGA) menunjukkan adanya penurunan %weight loss yang lebih besar pada MSN dengan gatekeeper dibandingkan MSN tanpa gatekeeper. Seluruh MSN dan modifikasinya memiliki ukuran partikel <300 nm serta indeks polidispersitas <0,5. MSN mampu menjerat celecoxib dengan efisiensi 23,35 ± 0,39% dan kapasitas 23,54 ± 0,42%. Hasil uji pelepasan menunjukkan MSN yang terkonjugasi dengan gatekeeper dapat melindungi obat agar tidak terlepas pada pH lambung (pH 1,2) dan pelepasan obat yang lambat pada pH situs absorbsi (pH 7,4). Pelepasan obat pada MSN dengan gatekeeper PLL-His juga menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan (p-value <0,05) dibandingkan MSN dengan gatekeeper PLL.