abstrak_Kayla Avrilica [13322033]
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan
Pemanfaatan energi baru terbarukan pada smart microgrid menuntut Sistem Manajemen Energi (EMS) yang andal dan responsif, sementara arsitektur EMS monolitik konvensional yang bersifat sinkron rentan terhadap latensi komputasi dan kegagalan tunggal, sehingga menghambat respons sistem terhadap fluktuasi tarif dinamis dan eksekusi kendali secara seketika. Tugas akhir ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi EMS berbasis arsitektur microservice dengan komunikasi event-driven untuk mereduksi latensi transmisi data, memitigasi risiko kegagalan tunggal, serta meningkatkan akurasi sinkronisasi data dan ketepatan evaluasi keekonomian pemanfaatan energi terbarukan. Sistem diimplementasikan sebagai sebelas kontainer Docker yang terisolasi, data inverter hibrid diakuisisi melalui protokol Modbus TCP/IP dan didistribusikan antar-layanan secara asinkronus melalui message broker MQTT, dengan setiap instruksi kendali divalidasi melalui tampilan virtual sebelum diterapkan secara semi-otomatis (human-in-the-loop).
Hasil pengujian menunjukkan latensi segmen kendali rata-rata 2,540 ms dan segmen pemantauan 42,247 ms, jauh di bawah batas toleransi ETSI, sehingga arsitektur layak untuk operasi waktu nyata. Kegagalan satu kontainer tidak merambat ke layanan lain dan pulih secara otonom, sinkronisasi data terbukti akurat dengan deviasi mendekati nol, dan efisiensi inverter rata-rata 95,53%. Evaluasi keekonomian menghasilkan LCOE sebesar Rp12.144/kWh, Renewable Fraction 28,07%, reduksi emisi karbon 104,31 kg ????????2 selama periode observasi, dan Energy Storage System Autonomy (ESSA) sebesar 21,382 jam. Penelitian ini menghadirkan kerangka EMS terdistribusi yang andal dan modular sebagai fondasi pengembangan kendali energi adaptif pada smart microgrid.
Perpustakaan Digital ITB