Paduan Ti-6Al-4V berpotensi digunakan pada industri dirgantara, kelautan, otomotif, biomedis, dan pertambangan karena memiliki kekuatan spesifik tinggi, ketahanan korosi yang baik, serta biokompatibilitas. Namun, kekerasan permukaan dan ketahanan ausnya relatif rendah sehingga rentan mengalami kerusakan akibat tumbukan partikel padat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi ketebalan lapisan WC-12Co yang dideposisikan menggunakan metode High Velocity Oxygen Fuel (HVOF) terhadap laju dan morfologi erosi pada substrat Ti-6Al-4V. Pelapisan dilakukan dengan target antara 100-200 ?m yang menghasilkan ketebalan aktual rata-rata sebesar 60,9; 120,8; dan 175,6 ?m. Karakterisasi dilakukan melalui metalografi, uji kekerasan, SEM-EDS, particle size analysis, mikroskop optik, pengukuran porositas, kekasaran permukaan, dan kekerasan mikro. Pengujian erosi dilakukan berdasarkan ASTM G76 menggunakan partikel Al?O? berukuran 44 ?m pada sudut tumbukan 30°, 60°, dan 90°. Pelapisan meningkatkan kekerasan substrat dari 354 HV menjadi 699-763,4 HV. Lapisan dengan ketebalan aktual 120,8 ?m menghasilkan kekerasan tertinggi sebesar 763,4 HV, porositas terendah sebesar 2,155%, serta laju erosi terendah sebesar 3,260; 2,490; dan 2,257 mg/g pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Morfologi erosi menunjukkan dominasi microcutting pada sudut 30°, mekanisme campuran ulet–getas pada 60°, dan mekanisme getas pada 90°. Dengan demikian, ketebalan aktual 120,8 ?m memberikan karakteristik lapisan dan ketahanan erosi terbaik.
Perpustakaan Digital ITB