Abstrak - SABRINA MUTIARA GANI
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Produktivitas dan mutu madu lebah tanpa sengat Heterotrigona itama
dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, termasuk tipe penggunaan lahan. Penelitian
ini bertujuan menganalisis pengaruh tipe penggunaan lahan terhadap produktivitas,
kadar air, dan kadar abu madu H. itama di Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi
Rawas. Penelitian dilakukan pada tiga tipe penggunaan lahan, yaitu perkebunan
kelapa sawit, kebun campuran, dan pekarangan. Data dianalisis menggunakan uji
ANOVA, uji Tukey HSD, dan analisis korelasi Pearson.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tipe penggunaan lahan berpengaruh sangat nyata terhadap
produktivitas madu (p < 0,001). Lokasi kebun campuran menghasilkan
produktivitas tertinggi dengan rata-rata 547,22 g/stup, berbeda nyata dibandingkan
perkebunan kelapa sawit (194,11 g/stup) dan pekarangan (238,22 g/stup).
Perbedaan tersebut diduga dipengaruhi oleh kombinasi keanekaragaman vegetasi
yang lebih tinggi serta kondisi iklim mikro yang lebih stabil. Kadar air madu
berkisar antara 28,37-31,63% dan seluruh sampel belum memenuhi persyaratan
SNI 8664:2018 karena melebihi batas maksimum 27,5%. Sebaliknya, kadar abu
berkisar antara 0,1747-0,2446% sehingga seluruh sampel memenuhi standar SNI.
Perbedaan kadar abu antar lokasi juga signifikan (p = 0,021), dengan nilai tertinggi
ditemukan pada lokasi yang memiliki keanekaragaman vegetasi paling tinggi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tipe penggunaan lahan berperan penting dalam
menentukan produktivitas dan sebagian karakteristik mutu madu H. itama.
Pengelolaan budidaya pada lahan dengan vegetasi yang beragam dan kondisi iklim
mikro yang stabil berpotensi meningkatkan produktivitas madu sekaligus
mempertahankan mutu sesuai standar.
Perpustakaan Digital ITB