digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Muhammad Hisyam Qordhowi
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens) merupakan agen biokonversi yang berpotensi sebagai sumber kitosan alternatif karena tingginya kandungan kitin, terutama pada limbah selongsong larvanya. Kitosan ini dapat diubah menjadi partikel yang memiliki pengaplikasian yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh suhu pada proses sintesis hijau (green synthesis) partikel kitosan dari selongsong larva lalat tentara hitam menggunakan ekstrak air tanaman mata lele (Lemna minor) dengan variasi suhu 40°C, 50°C, dan 60°C. Ekstraksi kitosan dilakukan melalui proses penghilangan lemak, mineral, dan protein untuk mengisolasi kitin, yang kemudian ditransformasi melalui deasetilasi menggunakan NaOH. Dari ekstraksi tersebut didapatkan kitosan dengan derajat deasetilasi berdasarkan fourier transform infrared mencapai 87,27% dengan yield 13,95 ± 2,13% dan tingkat kelarutan dalam asam asetat 2 mg/mL. Ekstrak tanaman mata lele diperoleh melalui maserasi air untuk mengekstrak kandungan fenolik dan flavonoid. Hasil uji spektrofotometri menunjukkan kandungan total fenolik 3,32 ± 0,12 mg GAE/L dan total flavonoid 3,80 ± 0,18 mg QE/L yang mengindikasikan potensinya sebagai agen taut silang (crosslinker), penstabil, dan penudung (capping). Sintesis partikel dilakukan dengan mencampurkan larutan kitosan dan ekstrak tanaman dengan rasio volume 1:1 di dalam incubator shaker pada agitasi 110 rpm selama 1 jam, dengan variasi suhu 40°C, 50°C, dan 60°C. Hasil karakterisasi scanning electron microscope memperlihatkan morfologi partikel berbentuk bundar, sementara analisis dynamic light scattering dan potensial zeta menunjukkan rata-rata ukuran partikel berkisar dari 175,67 hingga 278,33 nm dengan muatan zeta +31,73 hingga +41,50 mV. Dari hasil pengukuran juga teramati bahwa peningkatan suhu sejalan dengan peningkatan ratarata ukuran dan muatan zeta partikel. Dari penelitian ini, didapatkan bahwa senyawa fenolik dan flavonoid pada ekstrak tanaman mata lele terbukti dapat digunakan dalam sintesis hijau partikel kitosan dari selongsong lalat tentara hitam, di mana ukuran dan stabilitas nanopartikelnya dipengaruhi oleh suhu.