digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu ikan air tawar yang produksi budidayanya tertinggi di Indonesia. Salah satu keunggulan ikan ini adalah mengandung asam lemak essensial omega 3 dan omega 6 seperti Alpha Linolenic Acid (ALA) dan Linoleic Acid (LA). Akan tetapi ikan nila diketahui memiliki kandungan omega 6 yang sangat tinggi dan dipercaya berbahaya untuk kesehatan. Oleh sebab itu diperlukan asam lemak omega 3 untuk menyeimbangkan proporsi omega 6 dalam tubuh ikan. Untuk meningkatkan kandungan omega 3 dapat dilakukan modifikasi pakan dengan menambahkan bahan makanan yang kaya ALA. Salah satu sumber ALA yang tinggi terdapat pada minyak biji rami atau flaxseed oil (FO). Minyak ini diketahui memiliki ALA yang lebih tinggi dibandingkan jenis minyak lainnya. ALA dapat membentuk kompleks transcription factor untuk ekspresi enzim Δ6 desaturase yang berfungsi mengkatalisis reaksi desaturasi ALA. Enzim tersebut dikode oleh gen fads2. Oleh sebab itu ekspresi mRNA fads2 dapat menjadi salah satu parameter biosintesis omega-3. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh modifikasi pakan menggunakan minyak biji rami dengan konsentrasi 5% terhadap ratio omega 3/omega 6 pada daging, ekspresi mRNA fads2 pada daging dan hati dan laju pertumbuhan pada ikan nila. Selain itu pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran berat badan ikan untuk mengetahui laju pertumbuhannya. Ikan nila yang digunakan merupakan ikan nila berukuran ±137 gram. Ikan tersebut dibagi menjadi dua perlakuan yaitu F0% (kelompok ikan nila yang tidak diberi penambahan flaxseed oil/ kontrol) dan F5% (kelompok ikan nila yang diberi penambahan pakan FO 5%). Pemberian perlakuan dilakukan selama 30 hari. Pada hari ke-0, 10 dan 30 diambil 3 ikan untuk diisolasi organ hati dan dagingnya. Selanjutnya dilakukan isolasi RNA dari kedua organ tersebut. RNA kemudian diproses menjadi cDNA lalu diamplifikasi dengan metode Reverse Transcriptase-PCR (RT-PCR). Selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan software SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan minyak biji rami dengan konsentrasi 5% selama 30 hari mampu meningkatkan ratio omega 3/omega 6 pada daging ikan, sehingga ratio omega 3/omega 6 pada perlakuan F5% mengalami peningkatan sebanyak 24,15%. Hasil pengukuran tingkat ekspresi relatif mRNA fads2 pada daging dan hati menunjukkan perlakuan tersebut tidak menyebabkan peningkatan ekspresi relatif gen fads2 yang signifikan (P>0,05). Perlakuan ini juga tidak memberikan perbedaan yang nyata pada laju pertumbuhan ikan (P>0,05). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa konsentrasi flaxseed oil sebanyak 5% selama 30 hari dapat menyebabkan peningkatan ratio omega 3/omega 6 tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ekspresi mRNA fads2 dan laju pertumbuhannya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi alternatif untuk supplemen yang dapat meningkatkan kandungan omega-3 pada daging ikan sehingga dapat meningkatkan kualitas gizi dan nilai jual ikan.