COVER - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN - Nasywa Faridatussalima
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Korosi pada baja dapat menurunkan kinerja dan masa pakai material sehingga diperlukan pelapis sebagai perlindungan terhadap lingkungan korosif. Penelitian ini mengembangkan pelapis nitroselulosa-damar berbasis selulosa dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan mengkaji pengaruh konsentrasi damar terhadap ketahanan korosi serta sifat mekaniknya. Nitroselulosa disintesis melalui nitrasi selulosa menggunakan asam nitrat dan asam sulfat, kemudian dikombinasikan dengan damar pada konsentrasi 10–50%. Pelapis dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Scanning Electron Microscopy (SEM), serta diuji ketahanan korosi, kekerasan, daya lekat, dan fleksibilitas. Hasil menunjukkan keberhasilan sintesis nitroselulosa dengan kandungan nitrogen sebesar 11,86%. Peningkatan konsentrasi damar menyebabkan permukaan pelapis semakin tidak homogen. Ketahanan korosi meningkat hingga konsentrasi damar 30% dan menghasilkan laju korosi terendah sebesar 2,0 × 10?? mm/y, kemudian menurun pada konsentrasi 40–50%. Penambahan damar juga menurunkan kekerasan pelapis, sedangkan daya lekat tertinggi diperoleh pada ND-20 sebesar 1,50 MPa. Berdasarkan keseimbangan ketahanan korosi dan sifat mekanik, ND-30 dengan 30% damar ditetapkan sebagai komposisi optimum.
Perpustakaan Digital ITB