Pengelolaan sistem irigasi berperan penting guna mendukung ketahanan pangan
nasional, khususnya pada Daerah Irigasi yang memiliki peran strategis seperti
Daerah Irigasi Gadung yang merupakan sub sistem dari Daerah Irigasi jatiluhur.
Pengelolaan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi memerlukan perencanaan
biaya yang sesuai dengan kondisi aktual jaringan agar pelayanan irigasi
berlangsung efektif dan berkelanjutan. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji
kinerja sistem irigasi dan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan
(AKNOP) secara terpisah, sedangkan kajian yang mengintegrasikan kinerja
prasarana fisik, produktivitas tanam, dan AKNOP dalam satu model kuantitatif
masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kinerja prasarana
fisik dan produktivitas tanam terhadap AKNOP pada jaringan utama Daerah Irigasi
Gadung, Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
analisis regresi data panel terhadap data tahun 2020,2022, dan 2024 menggunakan
perangkat lunak STATA. Variabel bebas terdiri atas kinerja prasarana fisik dan
produktivitas tanam, sedangkan variabel terikat adalah AKNOP serta luas layanan
sebagai variabel kontrol. Model terbaik yang diperoleh adalah Pooled Least Squares
(PLS) atau Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis diperoleh bahwa secara
parsial kinerja prasarana fisik maupun produktivitas tanam tidak berpengaruh
signifikan terhadap AKNOP. Namun, secara simultan model mampu menjelaskan
variasi AKNOP sebesar 73,93% dengan persamaan ln(Y) = 14,10433 ? 0,007281
X? + 0,010107 X? ? 0,000442 Luas. Analisis skenario menunjukkan bahwa
peningkatan kinerja prasarana fisik merupakan alternatif paling efektif dengan
menurunkan nilai AKNOP menjadi Rp 1.345.622.329 atau 10,10% dibandingkan
kondisi eksisting, lebih besar dibandingkan skenario peningkatan produktivitas
tanam (11,85%) maupun skenario gabungan (19,31%). Kebaruan penelitian ini
terletak pada integrasi kinerja prasarana fisik, produktivitas tanam, dan AKNOP
dalam satu model analisis kuantitatif berbasis data aktual yang memberikan
pendekatan evaluasi AKNOP.
Perpustakaan Digital ITB