digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

CV Hari Ini Sukses yang beroperasi dengan nama Glamora merupakan perusahaan retail dan reseller produk kecantikan yang menghadapi permasalahan overstock dan stockout. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh metode pembelian yang masih mengandalkan rata-rata penjualan historis dan judgement, serta penggunaan reorder point yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan persediaan, menentukan metode peramalan yang sesuai dengan karakteristik demand, serta menghasilkan keputusan persediaan yang lebih sesuai dengan kondisi produk. Penelitian menggunakan ABC analisis untuk memilih produk prioritas sebagai sampel penelitian kemudian melakukan klasifikasi Average Demand Interval (ADI) dan Squared Coefficient of Variation (CV²) untuk mengidentifikasi pola demanduntuk pemilihan metode peramalan. Peramalan dilakukan menggunakan metode Croston dan Syntetos-Boylan Approximation (S&B), dengan pemilihan metode dan smoothing constant berdasarkan nilai Mean Squared Error (MSE) terendah pada setiap produk. Hasil peramalan kemudian digunakan untuk menentukan Safety Stock dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola demand skincare dan kosmetik memiliki karakteristik yang berbeda sehingga konfigurasi forecasting tidak dapat disamaratakan. Produk skincare yang dianalisis memiliki pola Erratic dan menggunakan S&B dengan ? = 0,10, sedangkan produk kosmetik memiliki pola Smooth dan Intermittent dengan metode peramalan yang dipilih berdasarkan hasil evaluasi masing-masing produk dengan menggunakan ? = 0,10. Forecast yang dihasilkan menunjukkan penyimpangan yang lebih kecil terhadap demand aktual dibandingkan pola pembelian perusahaan. Penerapan hasil forecasting menghasilkan parameter Safety Stock dan ROP yang lebih spesifik untuk setiap produk. Simulasi juga menunjukkan adanya potensi penghematan holding cost pada produk yang dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis karakteristik demand dapat membantu Glamora meningkatkan ketepatan keputusan replenishment sekaligus mendukung efisiensi biaya persediaan. Kata Kunci: Manajemen persediaan, ABC Analysis, Peramalan Permintaan, ADI-CV², Croston, Syntetos-Boylan Approximation, Safety Stock, Reorder Point